Pasangan Muda Bangun Bisnis dari Dapur Rumah

  • 14 Jul 2026 06:22 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Berawal dari dapur rumah dan proses belajar secara mandiri, pasangan muda Siska Ariyanti dan Tegar Putra Pamungkas berhasil mengembangkan Nasi Bakar Alfatih menjadi usaha kuliner yang terus berkembang. Keduanya membuktikan bahwa keterbatasan pengalaman bukan penghalang untuk memulai bisnis.

Pemilik Nasi Bakar Alfatih, Siska mengungkapkan bahwa dirinya dan Tegar sebelumnya tidak memiliki latar belakang memasak maupun pendidikan tata boga. Keduanya merupakan pekerja bidang marketing sebelum memutuskan membangun usaha kuliner.

Proses produksi nasi bakar dilakukan dengan perjuangan yang tidak mudah. Mereka harus membagi waktu antara mengurus keluarga, menyiapkan bahan makanan, hingga melakukan distribusi ke sejumlah lapak.

Siska mengatakan, aktivitas produksi biasanya dimulai sejak dini hari. Setelah melakukan persiapan bahan sejak siang hingga malam, proses membakar dan mengemas nasi dilakukan sekitar pukul tiga pagi agar produk dapat dikirim ke lapak pada pagi hari.

"Awalnya memang sulit karena kita belum punya basic memasak. Tapi kita belajar dari keluarga, mulai dari bumbu, cara masak, sampai bagaimana supaya nasi bakar tidak cepat basi," ujarnya dalam program UMKM Bicara bersama RRI Pro 1 Banten, Senin, 13 Juli 2026.

Selain tantangan produksi, pasangan ini juga harus mengatur waktu dengan anak yang masih kecil. Siska mengaku dirinya dan suami harus bergantian ketika mengurus anak dan menjalankan usaha.

Menurutnya, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan bisnis tersebut. Bantuan dari orang tua dan keluarga membuat mereka lebih percaya diri untuk terus mengembangkan usaha.

Pemilik Nasi Bakar Alfatih, Tegar menambahkan, perjalanan membangun usaha memberikan banyak pelajaran, terutama mengenai pentingnya menghitung biaya produksi dan keuntungan. Ia mengaku sempat mengalami kesalahan dalam menghitung modal saat awal memulai usaha.

"Yang paling penting kalau mau usaha itu semua aspek harus dihitung. Jangan hanya berpikir jualan masuk uang, tapi harus tahu biaya produksi dan keuntungan yang ingin dicapai," katanya.

Kini Nasi Bakar Alfatih memiliki beberapa pilihan menu dengan ciri khas nasi yang diolah menyerupai nasi liwet dengan tambahan rempah. Mereka juga terus melakukan inovasi untuk menghadirkan menu baru bagi pelanggan.

Siska dan Tegar berharap usaha yang dirintis dari rumah tersebut dapat berkembang menjadi bisnis yang lebih besar. Mereka menargetkan memiliki outlet sendiri serta memperluas pemasaran agar produk lokal tersebut semakin dikenal masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....