Disperindag Lebak Dukung Pelatihan Ritel UMKM Berkelanjutan

  • 12 Jun 2026 13:25 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak menyambut baik program pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang digelar perusahaan ritel modern. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal agar dapat masuk ke jaringan gerai ritel.

Kegiatan pelatihan dan kurasi produk tersebut berlangsung di Rangkasbitung, Kamis - Jumat, 11-12 Juni 2026. Kepala Disperindag Kabupaten Lebak, Rully Edward, mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.

Banyak produk olahan UMKM asal Lebak yang memiliki kualitas baik dan layak bersaing dengan produk dari daerah lain. Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi para pelaku usaha, terutama dalam aspek promosi dan pemasaran produk.

Rully menilai pelatihan manajemen ritel menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan tersebut. "Kami melihat banyak produk UMKM Lebak yang kualitasnya sudah bagus, tetapi masih terkendala dalam promosi dan pemasaran. Karena itu, pelatihan seperti ini sangat penting untuk membantu mereka berkembang," kata Rully Edward, Jum'at, 12 Juni 2026.

Ia berharap program tersebut tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi dapat berlangsung secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Dengan adanya pendampingan yang berkesinambungan, pelaku UMKM akan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kualitas usaha dan memperluas pasar.

Rully menegaskan Pemerintah Kabupaten Lebak sangat mendukung upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal. Keberhasilan UMKM menembus pasar ritel modern akan menjadi indikator meningkatnya daya saing produk daerah.

"Kami berharap ada produk UMKM asal Lebak yang bisa masuk ke pasar ritel modern sehingga mereka dapat naik kelas dan menjangkau konsumen yang lebih luas," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. Deputy Branch Manager Alfamart Branch Serang, Siswanto Ari Widjaja, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program pembinaan.

Terdapat dua persoalan utama yang kerap dihadapi pelaku UMKM, yakni permodalan dan pemasaran. Kedua faktor tersebut dinilai menjadi tantangan yang harus diatasi agar pelaku usaha mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Alfamart bersama Disperindag Kabupaten Lebak berupaya memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para pelaku UMKM.

Pembinaan tersebut mencakup pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga standar produk yang dibutuhkan untuk masuk ke jaringan ritel modern. "Kami ingin para pelaku UMKM memiliki pemahaman dan strategi yang tepat dalam mengelola bisnis sehingga mereka mempunyai manajemen usaha yang baik dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan," kata Siswanto.

Dalam kegiatan tersebut, manajemen Alfamart juga melakukan proses kurasi terhadap produk-produk UMKM yang berasal dari Kabupaten Lebak. Sebanyak 32 produk UMKM mengikuti proses penilaian yang dilakukan oleh tim kurator dari perusahaan ritel tersebut.

Penilaian meliputi berbagai aspek penting, mulai dari legalitas dan perizinan usaha hingga kualitas kemasan produk. Standar mutu produk juga menjadi perhatian utama agar produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan pasar modern.

Hasil kurasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi para pelaku UMKM untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas produk. Dengan adanya pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk tersebut, diharapkan semakin banyak UMKM lokal yang mampu menembus pasar ritel modern, meningkatkan penjualan, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....