Mutia Fashion Angkat Wastra Banten Jadi Tren Fashion Modern

  • 14 Apr 2026 00:11 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor fashion terus menunjukkan perkembangan melalui inovasi berbasis kearifan lokal. Salah satu yang menonjol adalah Mutia Fashion yang berhasil mengangkat wastra Banten menjadi busana modern sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Pemilik Mutia Fashion, Wina Mutia Sari, menjelaskan bahwa usaha yang dirintisnya berawal dari hobi berbelanja dan ketertarikan pada dunia fashion. “Awalnya dari hobi saja, karena saya suka fashion, ternyata bisa jadi peluang usaha,” ujarnya dalam program UMKM Bicara bersama RRI Pro 1 Banten, Senin, 13 April 2026.

Usaha tersebut dimulai sejak 2018 dengan menjual produk dari pusat grosir. Seiring meningkatnya jumlah pelanggan, Mutia Fashion berkembang hingga memiliki toko sendiri dan mampu memproduksi desain secara mandiri.

Dalam pengembangannya, inovasi menjadi kunci utama. Mutia Fashion mulai menghadirkan produk berbasis wastra Banten sebagai upaya membedakan produknya di pasar sekaligus melestarikan budaya lokal. “Kami ingin mengangkat kain lokal agar terlihat lebih modern dan bisa dipakai sehari-hari,” katanya.

Menurut Wina, penggunaan kain wastra bukan sekadar mengikuti tren, tetapi juga memiliki nilai historis yang penting untuk diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda. Ia menilai bahwa setiap motif memiliki cerita yang menjadi bagian dari identitas budaya daerah.

Dalam praktiknya, Mutia Fashion memadukan kain tradisional dengan desain modern agar lebih mudah diterima pasar. Strategi ini juga bertujuan untuk mengubah stigma bahwa busana berbahan wastra terkesan kuno dan hanya digunakan dalam acara formal.

Selain itu, pemanfaatan wastra turut memberikan dampak ekonomi bagi pengrajin lokal. Mutia Fashion bekerja sama dengan pengrajin batik di Banten untuk mendapatkan bahan baku, sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan pelaku industri kreatif.

Di tengah persaingan industri fashion, Mutia Fashion juga menjaga eksklusivitas produk dengan menghadirkan desain yang unik dan terbatas. Upaya edukasi melalui media sosial pun terus dilakukan agar masyarakat semakin mengenal produk lokal.

“Wastra itu bukan sekadar kain, tapi ada cerita dan budaya di dalamnya, jadi penting untuk kita kenalkan dengan cara yang lebih modern,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....