Baru Enam Bulan, Omzet Usaha Ini Tembus Ratusan Juta
- 17 Mei 2025 12:49 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Agung Rahmansyah, pemuda asal Kabupaten Pandeglang, berhasil membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk meraih kesuksesan dalam dunia usaha. Lewat bisnis percetakan dan konveksi bernama Mate Store, Agung kini mampu membukukan omzet hingga tiga digit hanya dalam waktu kurang dari enam bulan di tahun 2025.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan bisnisnya yang dimulai dari keprihatinan pribadi di masa sekolah. Dalam wawancara bersama RRI Jumat (16/5/25), Agung menceritakan bahwa motivasinya untuk memulai usaha berasal dari kondisi ekonomi keluarga. Sejak duduk di bangku MTs dan SMA, ia sudah enggan meminta uang lebih kepada orang tuanya.
“Jadi ngakalinya dengan coba usaha-usaha,” ujarnya. Dari sanalah ia belajar menjaga konsistensi dan membentuk mental mandiri dalam berwirausaha.
Mate Store yang bergerak di bidang konveksi dan percetakan kini tengah menargetkan 1.000 orderan di tahun ini, dengan capaian sementara sebanyak 350 orderan. Agung memasang target jangka panjang untuk memiliki rumah produksi dan alat-alat sendiri, serta memperluas pasar hingga ke seluruh Indonesia, bahkan mancanegara.
“Kalau kita enggak pernah mulai, ya bakalan 100 persen gagal,” katanya.
Meski mengalami pertumbuhan pesat, Agung mengakui bisnisnya tidak lepas dari tantangan. Salah satu hambatan utama adalah persaingan harga dengan pelaku usaha lain yang menawarkan produk lebih murah, meski dengan kualitas berbeda. Selain itu, kerugian pun pernah dialaminya, seperti saat mengalami kerugian sekitar tiga juta rupiah dalam satu bulan akibat masalah produksi.
“Lumayan juga kalau dalam satu bulan rugi segitu,” ujarnya.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Agung membuka kerja sama dengan berbagai event, organisasi, hingga kampus. Menurutnya, kerja sama sponsorship menjadi strategi promosi efektif yang saling menguntungkan.
“Kami sudah kerja sama dengan beberapa event dan kampus, seperti Intensi dan perlombaan-perlombaan lainnya,” ujarnya.
Agung berharap, usahanya ke depan tidak hanya berkembang dari sisi profit, tapi juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ia percaya bahwa di era digital saat ini, anak muda punya banyak peluang untuk memulai usaha.
“Bisnis itu 50 persen berhasil kalau kita mulai. Kalau enggak mulai, ya 100 persen gagal,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....