Sekda Minta Anggota Koperasi Aktif dalam Kembangkan Usaha

  • 19 Feb 2025 20:57 WIB
  •  Banten

KBRN, Cilegon: Sekretaris Daerah Kota Cilegon Maman Mauludin menekankan anggota koperasi agar partisipasi aktif dalam bertransaksi dengan pengambangan usaha koperasi. Menurut Maman, anggota koperasi memiliki peran ganda sebagai pemilik sekaligus pelanggan koperasi, yang dikenal dengan istilah dual identity.

"Identitas khusus ini menjadikan koperasi berbeda dengan badan usaha lainnya. Oleh karena itu, partisipasi anggota dalam bertransaksi menjadi modal utama dalam memajukan koperasi," ujar mama saat membuka acara rapat anggota tahunan koperasi karya praja sejahtera, Rabu (19/2/2025).

Dikatakan Maman koperasi harus mampu memberikan manfaat lebih besar bagi anggotanya. Untuk itu lanjut Maman, koperasi harus memiliki cara berpikir maju dan mampu bersaing dengan perusahaan non-koperasi. "Di era saat ini, koperasi dituntut untuk adaptif terhadap perubahan, inovatif, serta kolaboratif dalam menjalankan kegiatan usahanya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop-UKM) Kota Cilegon, Didin S Maulana dalam laporannya menyampaikan, saat ini Koperasi Karya Praja Sejahtera (KPS) sudah memiliki 3.763 anggota dengan omzet rata-rata per bulan bisa mencapai Rp 3,5 miliar.

Lebih lanjut, Didin juga mengatakan, KPS sudah termasuk dalam klasifikasi usaha simpan pinjam III dengan modal sendiri sebesar Rp 29,9 miliar, yang menempatkannya dalam kategori koperasi menengah. "Alhamdulillah, koperasi KPS juga saat ini sudah di audit oleh kantor Akuntan Publik Ar Utomo, Jakarta, dengan hasil opini wajar dalam semua hal material atau dengan sebutan lain Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....