Kinerja Bank Banten Semester Satu 2026 Menunjukkan Tren Positif
- 27 Agt 2026 13:50 WIB
- Banten
Poin Utama
- Bank Banten menunjukkan tren kinerja positif hingga semester pertama 2026 dengan pertumbuhan laba dan aset yang terus meningkat sejak 2023.
- Direktur Bisnis Bank Banten Slamet Riyadi mengkonfirmasi bahwa hingga Juni dan Juli 2026, kinerja perseroan masih menunjukkan pertumbuhan positif.
- Pertumbuhan berkelanjutan Bank Banten menjadi indikasi kemampuan perseroan dalam mempertahankan dan mengembangkan bisnis di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
RRI.CO ID, Serang – Kinerja Bank Banten menunjukkan tren positif hingga semester pertama 2026. Pertumbuhan tersebut terlihat dari peningkatan laba dan aset yang terus bergerak naik sejak 2023, di tengah kondisi ekonomi dan persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
Direktur Bisnis Bank Banten, Slamet Riyadi mengatakan, hingga posisi Juni dan Juli 2026, kinerja perseroan masih menunjukkan pertumbuhan yang positif. Menurutnya, tren tersebut menjadi indikasi bahwa Bank Banten mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
“Kalau kita lihat di tahun 2023 sampai dengan hari ini kita juga terus menanjak, terus melesat dan ini merupakan indikasi yang baik untuk kita semua,” ucapnya saat berdialog bersama Pro1 RRI Banten dalam proglam Inflasi dan Investasi, Kamis, 27 Agustus 2026.
Slamet menjelaskan, laba Bank Banten tercatat sekitar Rp26 miliar pada 2023, meningkat menjadi Rp39 miliar pada 2024, kemudian mencapai Rp52 miliar pada 2025. Tahun ini, Bank Banten menargetkan laba sekitar Rp65 miliar.
Dari sisi aset, pertumbuhan juga terus terjadi. Aset Bank Banten yang berada di kisaran Rp7,5 triliun pada 2024 meningkat menjadi Rp10 triliun pada 2025. Sementara hingga semester pertama 2026, aset telah mencapai sekitar Rp10,7 triliun dan ditargetkan tumbuh menjadi Rp12 triliun hingga akhir tahun.
Untuk menjaga pertumbuhan tersebut, Bank Banten menerapkan sejumlah strategi, mulai dari penguatan pendanaan hingga pembenahan internal. Perseroan juga memperkuat tiga pilar utama, yakni sumber daya manusia, proses bisnis, dan teknologi.
Slamet menyebut kondisi ekonomi global menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi industri perbankan. Gejolak geopolitik dan gangguan rantai pasok energi dapat memengaruhi perekonomian dan tingkat suku bunga.
“Di satu sisi kita harus tumbuh secara progresif. Di sisi lain lingkungan industri, lingkungan ekonomi itu juga sangat menantang,” ujarnya.
Lebih lanjut Slamet mengatakan Bank Banten juga terus memperluas bisnis melalui ekosistem pemerintah daerah, termasuk pembiayaan bagi ASN, proyek pemerintah, serta UMKM yang berada dalam ekosistem pemerintah daerah.
Ke depan, manajemen optimistis potensi pertumbuhan Bank Banten masih terbuka lebar. Penambahan kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai kegiatan bisnis diharapkan dapat memperkuat pendanaan sekaligus mempercepat ekspansi bisnis Bank Banten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....