Inflasi Turunkan Daya Beli, Masyarakat Diminta Berinvestasi
- 25 Jun 2026 15:45 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Inflasi yang terus terjadi dari tahun ke tahun dinilai dapat mengurangi kemampuan daya beli masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu memahami dampak inflasi serta menyiapkan langkah antisipasi agar kondisi keuangan tetap terjaga.
Direktur Bisnis Bank Banten, Slamet Riyadi menjelaskan, inflasi pada dasarnya merupakan penurunan nilai uang dari waktu ke waktu. Dampaknya terlihat dari kemampuan membeli barang dan jasa yang semakin berkurang meski nominal penghasilan tetap sama.
Menurutnya, masyarakat sering kali tidak menyadari bahwa inflasi secara perlahan menggerus nilai uang yang dimiliki. Kondisi tersebut membuat daya beli menurun sehingga kebutuhan yang sebelumnya dapat dipenuhi menjadi semakin terbatas.
“Kalau gajinya kita tetap Rp5.000.000, sebetulnya secara implisit kemampuan beli kita atau daya beli kita itu turun,” ucapnya dalam dialog Inflasi dan Investasi bersama RRI Pro1 Banten, Rabu 24 Juni 2026.
Ia menjelaskan, terdapat tiga penyebab utama inflasi, yakni meningkatnya permintaan, kenaikan biaya produksi, dan faktor ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi. Ketiga faktor tersebut dapat memengaruhi harga barang dan jasa di pasaran.
Lebih lanjut Slamet mengatakan bahwa inflasi tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh masyarakat. Karena itu, langkah yang dapat dilakukan adalah mempersiapkan diri melalui investasi maupun pengelolaan keuangan yang lebih baik.
“Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana kita bijak menyikapi ini supaya kemampuan atau daya beli kita tetap tidak terpengaruh,” ujarnya.
Selain melakukan investasi, masyarakat juga perlu meningkatkan kesadaran dalam mengelola keuangan secara terencana. Pemahaman terhadap kondisi ekonomi dan kemampuan mengatur pengeluaran menjadi langkah penting agar kondisi finansial tetap stabil di tengah kenaikan harga yang terjadi dari waktu ke waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....