Ketua DPRD Dorong Bank Banten Optimalkan Sektor Swasta
- 28 Apr 2026 13:09 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Investasi yang masuk ke Provinsi Banten harus dimaksimalkan noleh Bank Banten untuk memperluas bisnis usaha perusahaan. Apalagi berdasarkan catatan realisasi nilai investasi di Provinsi Banten pada tahun lalu mencapai Rp130.2 T. Demikian disampaikan Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, Selasa 28 April 2026.
Salah satu yang dapat dimaksimalkan, lanjut Fahmi yakni peluang payroll perusahaan yang masuk ke Banten. Selain itu inovasi produk & kemitraan untuk serap potensi ekonomi daerah
"Kemudian juga kolaborasi dengan Bank Jatim sebagai benchmark dan mitra strategis," ucap Fahmi.
Meski diakui, Fahmi Bank Banten saat ini masih dihadapkan pada tantangan digitalisasi. Padahal di era saat ini digitalisasi merupakan keniscayaan.
"Digitalisasi adalah kunci, karena dari hasil rekomendasi pemeriksaan BPK menekankan perlunya pengamanan khusus proses digitalisasi," ucapnya.
Sekian itu, Bank Banten harus melakukan konsolidasikan sistem dengan stakeholder terkait. Seimbangkan pangsa pasar digital agar Bank Banten relevan di era sekarang.
"Karena saya misalnya saat akan bertransaksi keuangan selalu ditanya pembayarannya pakai Qris atau cash," ujar Fahmi.
Untuk itu DPRD siap mendukung langkah strategis Bank Banten melalui fungsi legislasi. DPRD sudah berkomitmen menyelamatkan aset & modal Bank Banten.
"Kini saatnya Bank Banten berkontribusi ke PAD agar hajat hidup masyarakat Banten terpenuhi," ucapnya.
Bank Banten, tambah Fahmi tidak boleh hanya jadi BUMD biasa. Bank Banten harus produktif, inovatif, dan jadi motor pembangunan. Dengan tuntasnya RKUD di kabupaten/kota, maka kehadirannya harus bermanfaat bagi masyarakat Banten.
"Kehadiran ketua DPRD di RUPS ini adalah bentuk dukungan moral agar Bank Banten melesat," ucapnya.
Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyapikan dukungan dari pemerintah provinsi dan Kabupaten/ Kota di Banten sangat membantu pencapaian target bisnis Bank Banten. Misalnya untuk pencapaian kredit Bank Banten sudah mendapai Rp5,07 triliun.
"Sebagai tindak lanjut daripada pengelolaan RKUD, yaitu pengelolaan kredit ASN, P3K, dan seterusnya untuk Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang," kata Busthami.
Ditargetkan pada tahun ini akan ada penambahan dari Kabupaten/ Kota yang mempercayakan pengelolaan RKUDnya kepada Bank Banten.
"Dan Alhamdulillah di tahun 2026 dengan bertambahnya jumlah Kabupaten/ Kota yang mempercayakan RKUD-nya pada tahun ini di Banten, kita menjadi lebih baik lagi," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....