Masyarakat Bisa Miliki Saham Perusahaan Besar dengan Modal Mulai Rp10 Ribu

  • 27 Apr 2026 14:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Investasi di pasar modal kini bukan lagi menjadi milik kalangan tertentu dengan modal besar. Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Banten mengungkapkan, masyarakat, termasuk mahasiswa dan pekerja pemula, sudah bisa mulai memiliki saham perusahaan-perusahaan ternama hanya dengan modal mulai dari Rp10.000 saja.

Deputi Kepala Wilayah Banten KP BEI Banten, Mia Lastriana menjelaskan, kemudahan akses ini bertujuan untuk mendorong inklusi keuangan di wilayah Banten. Dengan modal yang sangat terjangkau, masyarakat dapat membeli instrumen investasi seperti Reksadana atau mulai mencicil saham secara bertahap.

"Mulai saja dulu dari nominal kecil. Lebih baik mulai sekarang daripada tidak sama sekali," ucapnya saat berdialog di studio Pro 1 RRI, Jumat, 24 April 2026.

Meskipun modal yang dikeluarkan relatif kecil, investor tetap diingatkan untuk menerapkan strategi investasi yang benar. BEI memperkenalkan prinsip 3P: Paham, Punya, dan Pantau. Investor harus memahami produk yang dibeli, memiliki asetnya melalui perusahaan sekuritas yang resmi, dan memantau kinerjanya secara rutin agar investasi tetap tumbuh sehat. Hal ini penting untuk mengubah pola pikir dari sekadar "ikut-ikutan" menjadi investasi yang terukur dan profesional.

Manajer PEPK dan LMST Kantor OJK Provinsi Banten, Tubagus Aria Dwitama menambahkan, masyarakat harus waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal. "Pastikan dalam berinvestasi kita menggunakan prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis. Pastikan platform yang digunakan memiliki izin resmi dari OJK dan keuntungan yang ditawarkan bersifat rasional," ujar Aria.

Untuk memfasilitasi mereka yang ingin belajar tanpa risiko, BEI Banten juga mengarahkan masyarakat untuk memanfaatkan fitur virtual trading pada aplikasi IDX Mobile. Melalui fitur ini, calon investor bisa berlatih jual-beli saham menggunakan dana simulasi untuk mengasah kemampuan analisis sebelum terjun langsung menggunakan uang sungguhan.

"Kemudahan ini diharapkan mampu menghapus stigma bahwa investasi itu mahal dan sulit, sehingga masyarakat Banten semakin melek finansial sejak dini," ujar dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....