Perbankan Tumbuh, DPK Banten Capai 300 T
- 30 Des 2025 17:37 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Sektor perbankan di DKI Jakarta dan Banten mencatat kinerja fungsi intermediasi yang terus tumbuh dan kualitas kredit yang terjaga. Di DKI Jakarta, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai
Rp5.366,32 Triliun atau naik 18,18 persen (yoy), mencerminkan kepercayaan masyarakat dan likuiditas yang stabil. Penyaluran kredit/pembiayaan mencapai Rp4.312,84 Triliun atau tumbuh 9,77 persen (yoy).
"Dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) terjaga di 1,62 persen, dan didominasi oleh kredit modal kerja dengan porsi 49,01 persen," ucap Kepala OJK Banten Adi Dharma, Selasa (30/12/2025).
Di Banten, kata Adi DPK turut tercatat naik 2,51 persen (yoy) mencapai Rp300,40 Triliun. Begitu pula penyaluran kredit/pembiayaan yang tumbuh 4,31 persen (yoy) menjadi Rp222,90 Triliun.
"Dengan NPL di level 3,53 persen, dan didominasi kredit konsumsi sebesar 52,96 persen," ujar Adi.
Capaian ini, lanjut Adi menunjukkan intermediasi perbankan di kedua wilayah tetap berjalan
sehat, mendukung stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Di wilayah DKI Jakarta, penyaluran pembiayaan perbankan masih terkonsentrasi pada sektor Industri pengolahan, yang menyumbang 18,85 persen dari total pembiayaan.
"Selanjutnya, sektor Rumah Tangga berkontribusi sebesar 12,55 persen, dan sektor Aktivitas Keuangan serta Asuransi sebesar 11,71 persen," katanya.
Sedangkan untuk Banten tambah Adi penyaluran kredit perbankan paling banyak mengalir ke sektor Rumah Tangga, dengan porsi mencapai 50,18 persen. Sementara itu, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi serta perawatan mobil dan sepeda motor menempati posisi kedua dengan 11,83 persen.
"Diikuti oleh sektor industri pengolahan sebesar 11,12 persen," ujarnya.
Komposisi pembiayaan ini menunjukkan perbankan di kedua wilayah terfokus mendukung sektor-sektor utama perekonomian pada sektor produktif dan konsumtif. Di tengah tren positif tersebut, tantangan tetap perlu diantisipasi.
"Kususnya terkait kualitas kredit khususnya pada sektor kesenian, hiburan, dan rekreasi di DKI Jakarta dan Banten," kata Adi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....