Komunitas Pemutus Rantai Edukasi Masyarakat Tentang Literasi Keuangan

  • 23 Jan 2025 17:31 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Komunitas Pemutus Rantai berbagi cerita dan misi mereka dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Komunitas ini dibentuk oleh 12 influencer keuangan nasional, termasuk Andi Sanjaya, dan Felicia.

Sejak partisipasi awal mereka disebuah acara di Cilegon, komunitas ini telah berkembang menjadi wadah edukasi keuangan yang melibatkan para volunteer dan fasilitator lokal, atau yang mereka sebut sebagai "local heroes".

Komunitas ini juga memberikan panduan komunikasi yang efektif terkait uang, terutama dalam hubungan pasangan. Dengan menggunakan metode yang telah dirancang oleh para pendiri, mereka membantu masyarakat memahami cara berdiskusi soal keuangan tanpa menimbulkan konflik. Selain itu, komunitas ini juga memiliki sesi edukasi melalui grup WhatsApp, yang disebut "Kuliah WhatsApp".

Salah seorang pengurus Komunitas Pemutus Rantai, Bagus mengatakan, para anggota dapat mempelajari cara mengatur keuangan, mengantisipasi pinjaman daring (pinjol), hingga memahami investasi.

“Untuk masyarakat yang ingin bergabung, pemutus Rantai tidak memungut biaya apapun, kami terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar tentang literasi keuangan, caranya cukup mudah, bisa dengan mengikuti akun Instagram kami di @mutusrantai dan mengirimkan pesan langsung untuk bergabung di kuliah WhatsApp," kata Bagus dalam program Mozaik Indonesia di RRI Banten, Kamis (23/1/2025).

Bagus mengatakan, Banten patut berbangga karena menjadi regional pertama dari komunitas Pemutus Rantai di Indonesia. Ke depan, komunitas ini berencana memperluas jangkauan mereka ke berbagai daerah lain seperti Salatiga dan Gresik.

"Tujuan besar kami adalah membangun masyarakat yang lebih sadar dan cerdas dalam mengelola keuangan, sehingga tidak mudah terjebak dalam investasi bodong atau permasalahan keuangan lainnya," ucap Bagus.

Melalui kegiatan-kegiatan edukatif dan kolaboratif, Pemutus Rantai berharap dapat menjadi solusi atas rendahnya literasi keuangan masyarakat Indonesia. Semangat ini menjadi bukti bahwa edukasi keuangan dapat diakses oleh semua kalangan, dengan tujuan menciptakan generasi yang lebih bijak secara finansial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....