Budidaya Maggot Ubah Sampah Organik Jadi Peluang Ekonomi
- 02 Agt 2026 05:59 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot menjadi salah satu inovasi yang berkembang di Bank Sampah Pijar Bumi Madani, Kelurahan Unyur, Kota Serang. Selain membantu mengurangi sampah rumah tangga, inovasi tersebut juga mampu menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
Ketua Bank Sampah Pijar Bumi Madani, Wijilastuti, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari pengumpulan sampah anorganik. Namun, dorongan anggota bank sampah membuat pengelola mulai mengembangkan pengolahan sampah organik menggunakan maggot sebagai pengurai alami.
"Awalnya kami hanya memilah sampah anorganik. Lalu kami mencoba budidaya maggot dari sampah dapur. Sekarang setiap 10 hari sudah bisa panen dan bahkan sampah organik dari rumah sendiri tidak lagi mencukupi kebutuhan maggot," ujarnya dalam dialog Green Radio RRI PRO 1 Banten, Sabtu, 1 Agustus 2026..
Menurutnya, perkembangan tersebut membuat kelompoknya membangun rumah maggot dan memberdayakan pemuda sekitar untuk mengelola budidaya tersebut. Hasil panen maggot dijual sebagai pakan ikan maupun ternak, sementara sisa penguraiannya dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang juga memiliki nilai jual.
Selain memberikan tambahan penghasilan, pemanfaatan pupuk organik tersebut turut mendukung kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT). Warga memanfaatkannya untuk menanam cabai, tomat, hingga berbagai tanaman produktif yang dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun dijual kembali.
"Sampah yang dulu dibuang sekarang menjadi pupuk dan menghasilkan uang. Jadi sampah bisa menjadi bisnis sekaligus berkah bagi masyarakat," ujarnya.
Ia berharap semakin banyak warga yang bergabung menjadi nasabah bank sampah agar manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah dapat dirasakan lebih luas. Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui pertemuan warga, arisan, hingga kegiatan penimbangan sampah rutin setiap bulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....