Disperindag Lebak Rutin Pantau Harga Bapok
- 11 Apr 2026 12:56 WIB
- Banten
Poin Utama
- Disperindag Lebak secara berkala pantau kenaikan harga sembako
- pemantauan ini menjadi bagian penting dalam pengendalian inflasi daerah.
- untuk mengantisipasi potensi kelangkaan yang dapat memicu lonjakan harga di tengah masyarakat.
- Disperindag juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk distributor dan pelaku usaha, guna menjaga kelancaran distribusi barang.
RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak terus melakukan pemantauan harga bahan pokok secara rutin di sejumlah pasar tradisional. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Pemantauan dilakukan oleh tim dari bidang perdagangan dengan menyasar berbagai komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga daging. Kegiatan ini juga melibatkan komunikasi langsung dengan para pedagang guna memperoleh data harga terkini di lapangan.
Selain mencatat perkembangan harga, petugas juga memastikan ketersediaan stok bahan pokok di pasar. Hal ini penting untuk mengantisipasi potensi kelangkaan yang dapat memicu lonjakan harga di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Lebak Yani, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala.
Menurutnya, pemantauan ini menjadi bagian penting dalam pengendalian inflasi daerah.
Ia menjelaskan bahwa fluktuasi harga bahan pokok sering dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari distribusi, cuaca, hingga permintaan pasar. Oleh karena itu, pemantauan langsung di lapangan dinilai sangat efektif untuk mengetahui kondisi riil.
“Pemantauan harga bahan pokok ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan harga tetap stabil dan pasokan tersedia. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap lonjakan harga yang tidak wajar,” ujarnya di Rangkasbitung, Jum'at, 10 April 2026.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, hasil pemantauan akan dilaporkan secara berkala sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah. Data tersebut juga digunakan untuk merumuskan kebijakan apabila terjadi gejolak harga. Dalam beberapa pekan terakhir, harga sejumlah komoditas terpantau relatif stabil meskipun terdapat sedikit kenaikan pada beberapa jenis bahan pangan. Namun, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar.
Disperindag juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk distributor dan pelaku usaha, guna menjaga kelancaran distribusi barang. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari hambatan pasokan.
Selain itu, pihaknya turut mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.
Pengawasan akan terus ditingkatkan untuk menjaga kondisi pasar tetap kondusif.
Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan pemantauan ini, stabilitas harga dapat terus terjaga. Dengan demikian, daya beli masyarakat tidak terganggu dan perekonomian daerah tetap berjalan dengan baik.
Masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan harga yang tidak wajar di pasaran. Partisipasi publik dinilai penting dalam mendukung pengawasan harga. Disperindag Lebak berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga kestabilan ekonomi, khususnya terkait kebutuhan pokok. Upaya ini menjadi bagian dari pelayanan publik yang berkelanjutan.
Ke depan, kegiatan pemantauan akan terus ditingkatkan baik dari segi frekuensi maupun cakupan wilayah, sehingga informasi harga dapat diperoleh secara lebih akurat dan menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....