Rapat Umum Pemegang Saham BPR Lebak Sejahtera 2026

  • 11 Des 2025 16:39 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Pemerintah Kabupaten Lebak, diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak, Rahmat, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Rencana Bisnis Bank (RBB) 1 Tahun Buku 2026 yang digelar PT BPR Lebak Sejahtera (Perseroda) Kamis, (11/12/2025), di Horison Rahaya Resort, Kalanganyar.

Kehadiran Pemkab Lebak ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak sebagai pemegang saham untuk mendukung penuh arah pengembangan BPR Lebak Sejahtera dalam memperkuat sektor perbankan daerah. RUPS ini menjadi forum strategis bagi perseroan menetapkan kebijakan bisnis tahun 2026.

Dalam rapat tersebut, jajaran direksi menyampaikan paparan terkait kondisi ekonomi makro dan mikro yang diproyeksikan akan memengaruhi bisnis perbankan daerah. Analisis tersebut menjadi dasar dalam penyusunan strategi pertumbuhan perusahaan.

RBB 2026 mencakup sejumlah fokus utama, seperti peningkatan dana pihak ketiga (DPK), ekspansi kredit secara selektif, dan penguatan struktur permodalan guna menjaga soliditas perusahaan di tengah persaingan industri perbankan.

BPR Lebak Sejahtera juga menempatkan pengembangan teknologi informasi sebagai elemen prioritas untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan nasabah, termasuk pelaku usaha lokal.

Salah satu agenda penting dalam RUPS ialah optimalisasi penyaluran kredit kepada UMKM sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Lebak. Program ini dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

Asisten Setda Rahmat memberikan apresiasi terhadap kinerja BPR Lebak Sejahtera yang dinilai terus menunjukkan tren positif. “Kami melihat BPR Lebak Sejahtera semakin stabil dan berkembang. Ini bukti bahwa manajemen bekerja profesional dan efektif,” ujarnya.

Rahmat juga menegaskan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik. “Dalam industri perbankan, prudential banking dan GCG adalah harga mati. Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga dengan manajemen risiko yang kuat,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah daerah siap memperkuat sinergi dengan BPR untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Kami berharap BPR tetap konsisten mendukung program-program pembangunan, terutama sektor ekonomi kerakyatan,” katanya.

Direktur Utama BPR Lebak Sejahtera, Abdul Mukti, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan RBB 2026 secara disiplin. “RBB ini menjadi peta jalan kami untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan. Kami bertekad menjalankan seluruh strategi yang telah disepakati demi memperkuat posisi BPR sebagai bank daerah yang terpercaya,” ujar Mukti.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap target pertumbuhan tahun 2026. “Dengan dukungan pemegang saham dan penguatan internal, kami yakin BPR Lebak Sejahtera dapat mencapai kinerja yang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

RUPS yang dihadiri jajaran direksi, dewan komisaris, dan perwakilan pemegang saham ini berlangsung kondusif dan produktif. Dengan pengesahan RBB 2026, BPR Lebak Sejahtera kini mempunyai arah kebijakan yang lebih terukur dalam menjalankan operasionalnya demi menjadi bank kebanggaan masyarakat Lebak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....