BI Dorong Indikasi Geografi untuk Padi Ungu dan Talas Beneng
- 10 Mei 2025 11:41 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Dalam rangka memperkuat ekosistem perlindungan produk lokal dan meningkatkan daya saing UMKM, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Banten menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) terkait perlindungan Indikasi Geografis (IG) untuk komoditas padi ungu dari Kabupaten Lebak dan talas beneng dari Kabupaten Pandeglang, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten, Jum'at (9/5/2025).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten, Ameriza Ma’ruf Moesa, menegaskan pentingnya penguatan produk lokal yang memiliki kekhasan dan keunikan sebagai bentuk peningkatan daya saing daerah. “Indikasi Geografis tidak hanya melindungi produk khas dari risiko peniruan, tetapi juga meningkatkan nilai jual dan memperkuat citra produk lokal di pasar,” ujar Ameriza.
Forum ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM RI, BRIN Provinsi Banten, Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak, serta Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang. FGD ini bertujuan menjaring masukan dan dukungan dari para pemangku kepentingan strategis lintas sektor dalam proses pengajuan hak Indikasi Geografis.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Riki Adriana menyatakan, pihaknya sangat mendukung langkah ini, terutama untuk komoditas padi ungu yang telah menjadi unggulan masyarakat lokal.
“Kami percaya bahwa dengan perlindungan IG, padi ungu dari Lebak akan lebih dikenal luas, tidak hanya nasional tetapi juga internasional. Ini juga akan memberi nilai tambah bagi petani,” ucap Riki.
Sebagai informasi, Indikasi Geografis (IG) adalah tanda yang menunjukkan asal suatu produk dari wilayah geografis tertentu yang memberikan kualitas, reputasi, dan karakteristik khas pada produk tersebut karena pengaruh lingkungan alam maupun manusia. Tanda IG dapat berupa nama tempat, wilayah, gambar, kata, huruf, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut.
Melalui perlindungan IG, diharapkan produk lokal seperti padi ungu dan talas beneng dapat berkembang secara berkelanjutan, mendorong pertumbuhan industri lokal, dan memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen mengenai keaslian dan kualitas produk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....