GPM Diharap Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

  • 23 Agt 2024 16:08 WIB
  •  Banten

KBRN,Lebak: Pemerintah Kabupaten Lebak, Kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Alun-alun Kota Rangkasbitung, sejak tanggal 22 Agustus- 25 Agustus 2024. Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan daya beli masyrakat dan juga dalam upaya mengendalikan inflasi.

Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak Benu Dwiyana di Rangkasbitung, Jum’at (23/8/2024) mengatakan, diharapkan melalui GPM dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

Dalam pelaksanaan di lapangan Gerakan Pangan Murah ini Pemerintah Kabupaten Lebak bekerja sama dengan sejumlah perusahaan seperti perusahaan Id Food, Perum Bulog dan Toko Tani Indonesia menjual empat jenis komoditas pangan diantaranya beras, telur, minyak goreng,dan gula pasir.

Untuk harga komoditas bahan pokok yang dijual pada GPM itu lebih rendah daripada harga dipasaran. Untuk gula pasir dijual Rp12.000/kilogram, minyak goreng Rp14.000/ liter, terigu Rp9.400/kilogram dan beras Rp39.500 dengan ukuran 5 kilogram.

Benu optimis harga yang dilepas kepada masyarakat itu dapat menstabilkan harga bahan pokok dipasaran.

"Kami yakin dengan harga itu dapat menstabilkan harga bahan pokok di pasaran," ujar Benu.

Dari pantauan dilapangan sejak hari pertama dibukanya Gerakan Pangan Murah di Alun-alun Kota Rangkasbitung, masyarakat yang datang lebih banyak merupakan pegawai di lingkungan Pemkab Lebak. Meski terlihat masyarakat umum lainnya.

Titin Supriatun (30) ibu rumah tangga warga Aweh Kecamatan Kalanganyar, Lebak, mengaku membeli banyak bahan pangan murah di GPM.

“Harganya lumayan miring, jadi beli banyak, setidaknya cukup untuk stok keluarga sebulan, “ ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....