PT Chandra Asri Mulai Perbaiki Penyebab Flaring

  • 22 Jan 2024 06:10 WIB
  •  Banten

KBRN, Cilegon; Corporate Social Responsibility atau CSR Comonity Relation Officer PT Chandra Asri Harun, mengaku pihaknya mulai memperbaiki kerusakan alat yang menimbulkan bau tak sedap hingga mengakibatkan warga sekitar area pabrik merasakan pusing, mual-mual hingga muntah pada Sabtu 20 Januari 2024 kemarin.

"Saat ini sudah ditangani dalam perbaikan kita sekarang ini," ucap Harun melalui sambungan selulernya, Minggu (21/1/2024).

Harun menuturkan, kegagalan alat berawal dari terjadi pipa air yang bocor dan terkena air hujan dan angin sehingga menimbulkan bau yang tak sedap dan mengakibatkan warga yang tinggal di sekitar area pabrik merasakan pusing, mual-mual hingga muntah.

"Itu bukan pipa kimia yah, pipa air awalnya dari itu karena bau minyak itu kena air hujan dan terbawa angin ke arah Cilegon. Terjadinya flaring emang secara prosedural pas kita pasti membuang gas pada saat Shutdown, " ujar Harun.

Meski demikian, Harun menyampaikan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian beserta jajaran yang lainnya menyampaikan, bagi masyarakat yang terdampak bau caranya milik PT Chandra Asri bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dari Puskesmas yang ada di Kota Cilegon. Hal itu dilakukan lanjut Harun, sebagai tanggung jawab sosial terhadap warga yang tinggal di sekitar pabrik PT Chandra Asri.

"Kalau yang mual-mual dan pusing, semua Puskesmas kita buka untuk pelayanan secara gratis sebagai tanggung jawab sosial kepada warga," katanya.

Harun memastikan, bau tak sedap yang ditimbulkan akibat kegagalan alat itu tidak berbahaya bagi warga lantaran bau tersebut hanya akan mengakibatkan pusing dan mua saja.

"Adapun, adanya warga yang merasakan dampak serius dari bau tersebut pihaknya akan menanganinya hingga sembuh seperti semula. Namun yang jelas operasional di PT Chandra Asri, untuk keamanan dan kenyamanan semua pihak operasional di PT Chandra Asri dihentikan sementara," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....