Warga Angsana Pandeglang Antre Dapatkan Air Bersih

  • 24 Agt 2023 10:50 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Ratusan warga di Desa Kadubadak, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten mengantre untuk mendapatkan air bersih, Kamis (23/8/2023). Soalnya sumber air di permukiman warga mengalami kekeringan sejak tiga bulan lalu.

Antrean terjadi saat Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Berkah, membagikan air bersih di Kecamatan Angsana. Petugas Perumdam dibantu relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) membawa ribuan liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.

Baca juga:

PMI Banten Distribusikan Empat Tanki Air Bersih di Kabupaten Serang

Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Pandeglang, Beni Madsira menuturkan, hampir seluruh kampung di Desa Kadubadak mengalami kesulitan air bersih.

“Di sini sumber mata air yang biasa digunakan warga mengalami kekeringan sejak beberapa bulan terakhir. Ada satu tapi warga harus antre ambilnya,: ujar dia.

Beni menerangkan, proses penyaluran bantuan air bersih harus berlangsung hingga malam hari karena tingginya kebutuhan air bersih warga. Sebelum adanya bantuan air bersih ini, warga terpaksa harus membeli air dari wilayah lain yang jaraknya cukup jauh hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Maka hari ini kami bersama Pemkab dan Perumdam menyalurkan air bersih. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga dan bisa mengurangi kesulitan,” katanya.

Baca juga:

Kemarau, Ketersediaan Air Bersih di Cipala Tetap Melimpah

Sementara salah seorang warga Desa Kadubadak, Anita mengaku terbantu dengan adanya bantuan air tersebut. Mengingat saat ini sudah tidak ada lagi sumber mata air yang dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sudah beberapa bulan kami susah dapat air. Kalau mau ambil air jauh, pak. Ada di ujung sana.,” ucapnya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang menyebutkan, saat ini ada 10 kecamatan di Kabupaten Pandeglang yang dilanda kekeringan. Akibatnya lebih dari 1.000 kepala keluarga dilanda kesulitan mendapatkan air bersih dan harus mendapatkan kiriman air.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....