Beras, Bawang Putih dan Udang Basah Penyebab Inflasi di Banten
- 17 Jul 2023 16:19 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Pergerakan inflasi provinsi Banten pada bulan ini diklaim terjaga. Saat ini inflasi Banten diangka 3.15 persen masih dibawah rata-rata nasional yakni 3.52 persen.
"Kondisi infasi terkendali 3.15 persen, di pusat 3.52 persen. Tetep dijaga dan ini hasil dari kolaborasi dan koordinas Kab/ Kota dan apabila ada hal-hal fluktuasi harga yang signifikan akan dilakukan intervensi," kata Plh Sekda Banten, Virgojanti, Senin (17/7/2023).
Virgojanti menyebut terjagwnga inflasi di provinsi Banten disebabkan kolaborasi anatar lembaga terjalin dengan baik. Bahkan komunikasi antar Kabupaten dan kota juga terus dilakukan untuk menstabilkan inflasi.
Sekda mengatakan, saat ini terdapat dua daerah yang masih perlu mendapatkan perhatian dalam menyumbang angka inflasi. Karena harga sejumlah kebutuhan pokok di kedua wilayah itu ikut menyumbang angka inflasi di Banten.
"Kemaren indeks peningkatan harga ada Lebak, Kabupaten Tengerang dan Kota Serang. Sekarang ada di Lebak dan Kota Serang, meski indkes harganya turun," ujarnya.
Sekda menyebut untuk Kabupaten Lebak sejumlah kebutuhan pokok yang mempengaruhi inflasi yakni ayam ras, bawang putih dan beras. "Sedangkan untuk Kota Serang seperti ayam ras, beras hingga udang basah," katanya.
Oleh sebab itu, Virgojanti mendorong agar semua pihak terlibat aktif dalam mengendalikan inflasi di Banten.
"Salah satunya yakni dengan terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok yang ada di sejumlah pasar di Banten. Sehingga apabila ada kenaikan langsung dilaporkan dilakukan intevensi," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....