Sensus Pertanian di Pandeglang Dimulai Bulan Depan
- 17 Mei 2023 15:08 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Sensus Pertanian di Kabupaten Pandeglang, akan dimulai pada 1 Juni 2023. Sensus ini akan berlangsung selama 2 bulan, sampai 30 Juli 2023 mendatang.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, Achmad Widjianto mengungkapkan, Sensus Pertanian penting dilakukan untuk mengetahui kekuatan sektor pertanian Pandeglang. Mengingat Kabupaten Pandeglang termasuk daerah agraris, yang sebagian besar wilayah terdiri atas lahan pertanian.
“Pandeglang bisa dikatakan unggul dalam sektor pertanian. Penyumbang produksi pangan terbesar Banten berasal dari Pandeglang dan kini Banten menempati peringkat 8 penyumbang pangan di Indonesia,” ujarnya usai Sosialisasi Sensus Pertanian di Oproom Setda Pandeglang, Rabu (17/5/2023).
Baca juga:
BPS: Sensus Pertanian Penting untuk Hadapi Krisis Pangan
Sensus pertanian ini juga dapat digunakan sebagai data dasar untuk memperbaiki perkiraan produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.
“Yang disensus soal data rumah tangga, kegiatan usaha pertanian. Jadi pertanian kan ada usaha dan buruh. Apakah dia melakukan kegiatan dibidang pertanian? Kalau ada pertanian sektor apa? Termasuk juga di dalamnya di data perusahaan pertanian, jadi tidak cuma rumah tangga,” ucapnya.
Namun sensus tahun ini disebut tidak akan selesai hanya dalam waktu dua bulan. Rencananya, pendalaman dari hasil sensus ini akan dilakukan pada tahun 2024 mendatang.
“Jadi yang ditanyakan tidak banyak, karena di tahun 2024 pendalaman misalkan untuk mendapatkan Nilai Tukar Petani berapa,” kata Widjianto.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pandeglang, M. Nasir menuturkan, Sensus Pertanian kali ini mempunyai manfaat penting untuk menyinkronkan data-data pertanian di Pandeglang.
Baca juga:
Bupati Serang Dorong Petani Millenial Geluti Pertanian
“Sebab sensus serupa terakhir kali dilakukan 10 tahun lalu. Sesuai agenda rutinnya, Sensus Pertanian dilaksanakan setiap 10 tahun sekali di tahun akhiran angka 3,” ucap dia.
Maka dari itu, Nasir berharap Sensus Pertanian tahun ini akan menghasilkan data yang lebih akurat tentang pertanian di Pandeglang. Dengan begitu, hasilnya dapat dijadikan acuan pemerintah untuk mengambil kebijakan dalam hal pembangunan, khususnya sektor pertanian.
“Insyaallah data-data yang belum masuk dan belum akurat, bisa disinkronkan. Dan data ini bisa digunakan untuk mengambil kebijakan pembangunan setelah tahun 2024,” kata Nasir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....