Periode Pemulihan Ekonomi, Kemiskinan di Banten Menurun

  • 15 Jul 2022 20:53 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Jumlah penduduk miskin di Provinsi Banten pada Maret 2022 mengalami penurunan. Pada bulan September 2021, persentase penduduk miskin di Banten tercatat sebesar 6,50 persen.

Namun per Maret 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis jumlahnya menurun sebesar 0,34 persen menjadi 6,16 persen.

Baca juga: Sektor Pertanian Tekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Pandeglang

Kepala BPS Provinsi Banten, Dody Herlando menerangkan, angka kemiskinan itu diperoleh melalui sampel Rumah Tangga dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2021 sebanyak 1.690 rumah tangga dan Susenas Maret 2022 sebanyak 7.330 rumah tangga.

Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2021 sebesar 6,04 persen, turun menjadi 5,73 persen pada Maret 2022. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2021 sebesar 7,72 persen, turun menjadi 7,46 persen pada Maret 2022,” katanya dalam rilis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk Banten bulan Maret 2022 melalui daring, Jumat (15/7/2022).

Baca juga: 1.300 KPM di Pandeglang Keluar dari Kategori Miskin

Sementara dari jumlah penduduk miskin di Banten pada bulan Maret 2022 tercatat sebanyak 814,02 ribu orang. Jumlah itu juga menurun 38,26 ribu orang terhadap September 2021 dan menurun 53,21 ribu orang terhadap Maret 2021.

“Dibanding September 2021, jumlah penduduk miskin Maret 2022 perkotaan turun sebanyak 10,13 ribu orang, dari 576,62 ribu orang pada September 2021 menjadi 566,49 ribu orang pada Maret 2022,” sebutnya.

Baca juga: Pasca-Lebaran, Inflasi di Banten Tembus 0.19 Persen

“Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan turun sebanyak 28,12 ribu orang, dari 275,66 ribu orang pada September 2021 menjadi 247,54 ribu orang pada Maret 2022,” sambung Dody.

Dia menjabarkan, ada beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kemiskinan di Banten. Diantaranya Pandemi Covid-19 yang berkelanjutan berdampak pada perubahan perilaku serta aktivitas ekonomi penduduk. Kemudian laju pertumbuhan ekonomi pada Triwulan I 2022 juga terpantau lebih baik, yakni sebesar 4,97 persen. Sementara laju pertumbuhan ekonomi Triwulan III 2021 tumbuh sebesar 4,51 persen.

“Ini seirama dengan perkembangan bahwa sejak kena Covid, mulai 2022 periode pemulihan semakin terjadi dan ekonomi maupun kegiatan masyarakat juga semakin meningkat. Satu juga catatan bahwa di maret suasan kas daripada di Banten, pertaniannya juga mengalami perbaikan karena ada panen raya,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....