Ratusan Aset Tanah Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat

  • 03 Apr 2023 18:52 WIB
  •  Banten

KBRN, Cilegon: Ratusan aset bidang tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, belum bersertifikat dari 1.010 bidang tanah yang terdaftar pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cilegon. Demikian diungkapkan Kepala BPN Kota Cilegon, Elfidian Iskariza saat menghadiri acara deklarasi penyelamatan aset daerah atau negara di aula Setda Kota Cilegon, Senin (3/4/2023).

"Sampai saat ini aset bidang tanah milik Pemkot Cilegon yang telah bersertifikat sebanyak 536 bidang dari 1.010 bidang tanah yang terdaftar. Jadi saat ini masih ada sebanyak 474 bidang tanah milik Pemkot Cilegon yang belum bersertifikat," kata Elfidian dalam sambutannya.

Elfidian mengungkapkan, banyak faktor yang menyebabkan masih adanya ratusan aset bidang tanah Pemkot Cilegon itu belum bersertifikat.

"Terkait administrasi dan masih adanya rasa takut pihak kelurahan untuk menerbitkan data aset milik Pemkot. Sehingga, mengakibatkan masih banyaknya aset tanah milik Pemkot Cilegon yang belum bersertifikat," ujar Elfidian.

Oleh karena itu, Elfidian mengaku akan segera mendaftarkan ratusan bidang tanah milik Pemkot Cilegon itu di tahun 2023 ini.

"Saya targetkan tahun 2024 nanti semua bidang tanah milik Pemkot Cilegon telah bersertifikat," katanya.

Sementara, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan, aset tanah di Cilegon dibagi menjadi dua jenis aset.

"Tanah produktif dan tanah yang tidak produktif. tanah produktif itu tanah yang disewakan dan lain sebagainya. Sedangkan tanah yang sudah tidak produktif adalah tanah yang sudah tidak digunakan oleh Pemkot Cilegon," ucap Helldy.

Helldy mengungkapkan, saat ini masih banyak aset milik Pemkot Cilegon yang berada di luar Kota Cilegon dan masih dilakukan pendataan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Cilegon.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada saat pendataan. Kami minta pendampingan terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dan Alhamdulillah sudah bisa dilakukan di Cilegon," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....