Mediasi Percepat Keputusan Program SPPG Bayah
- 10 Des 2025 18:39 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menerima audiensi penting bersama Mitra dan Yayasan Merah Putih Berkibar yang merupakan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati sebagai langkah proaktif pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran pelaksanaan program gizi tersebut.
Audiensi tersebut digelar untuk memediasi sejumlah isu teknis yang berkaitan langsung dengan operasional SPPG. Pemerintah daerah memandang perlu adanya percepatan penyelesaian masalah agar distribusi makanan bergizi bagi masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adjis Suhendi, yang mendampingi Wakil Bupati. Keterlibatan jajaran pemerintah menjadi bukti bahwa program SPPG mendapat perhatian penuh karena menyangkut pemenuhan gizi masyarakat.
Wakil Bupati Lebak menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen seluruh pihak untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Ia menegaskan kesepakatan yang sudah dirumuskan sebelumnya harus segera difinalisasi demi menghindari terhambatnya layanan. “Kesepakatan ini harus segera diselesaikan, sehingga jangan sampai mengganggu jalannya SPPG,” ujar Wakil Bupati Amir Hamzah, Rabu (10/12/2025).
Pernyataan itu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan layanan makanan bergizi. Amir Hamzah juga menambahkan bahwa penyelesaian kesepakatan antara yayasan dan mitra merupakan aspek krusial dalam menjaga efektivitas program. Menurutnya, setiap hambatan administratif maupun teknis harus dirampungkan secepat mungkin.
“Kami ingin operasional Dapur Makanan Bergizi Gratis tetap berjalan efektif. Semua hambatan di lapangan harus diatasi dengan cepat dan jelas,” ujar Amir, menandaskan komitmen pemerintah dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
Perwakilan Yayasan Merah Putih Berkibar, Mulyati Ana, menyampaikan apresiasi terhadap upaya mediasi yang dilakukan pemerintah daerah. Ia menilai pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperjelas peran masing-masing pihak. “Kami sangat berharap kesepakatan ini segera tuntas. Yayasan siap berkolaborasi dan mengikuti arahan pemerintah agar pelayanan gizi untuk masyarakat tidak terganggu,” kata Mulyati Ana usai pertemuan.
Mediasi yang berlangsung intensif tersebut menghasilkan komitmen bersama antara semua pihak yang hadir. Kesepakatan ini menjadi dasar untuk melanjutkan program dan memastikan operasional SPPG berjalan lebih optimal.
Pemerintah daerah meminta setiap pihak untuk menindaklanjuti hasil mediasi dengan langkah konkret. Kejelasan alur kerja dan kesepahaman teknis dinilai penting agar fasilitas gizi dapat berfungsi secara maksimal.
Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan program SPPG di Desa Bayah Barat terus berjalan lancar dan tepat waktu. Kelancaran operasional dapur makanan bergizi gratis akan memberikan dampak positif signifikan bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat setempat.
Upaya mediasi ini menandai keseriusan pemerintah dalam mengawal program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi untuk kelompok rentan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....