Komunitas Baca Rangkasbitung Hidupkan Literasi di Ruang Publik
- 03 Des 2025 11:41 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Komunitas Baca di Rangkasbitung kini menjadikan berbagai ruang publik sebagai pusat kegiatan literasi yang terbuka untuk masyarakat. Langkah ini dilakukan demi mendekatkan budaya membaca kepada warga sekaligus menghidupkan kembali aktivitas literasi di tempat-tempat yang mudah diakses, seperti alun-alun, museum, dan perpustakaan.
Koordinator Komunitas Baca Rangkas, Ubaidilah Muchtar menjelaskan, inisiatif ini lahir dari kegelisahannya melihat kegiatan literasi sempat terhenti di Lebak.
“Saya ingin memulai lagi budaya membaca di ruang publik karena tempat-tempat ini mudah dijangkau dan mengundang partisipasi masyarakat,” ujarnya dalam Dialog Pro 1 RRI Banten, Rabu (3/12/2025).
Ia menyebut, banyak ruang publik di Rangkasbitung yang sebenarnya sangat ideal dijadikan ruang membaca.
Kegiatan Komunitas Baca Rangkas dilakukan rutin setiap Rabu pukul 16.00–18.00 WIB. Lokasinya berpindah-pindah menyesuaikan kondisi cuaca, mulai dari pendopo museum hingga halaman perpustakaan.
"Aktivitas utamanya adalah membaca novel secara bergiliran, diselingi diskusi kata, makna, dan konteks cerita untuk memperdalam pemahaman," ujar dia.
Menurutnya, metode membaca bersama sangat efektif membangun interaksi sosial dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. “Ketika membaca bersama, ide yang keluar lebih banyak karena kepalanya lebih banyak. Ini membuat literasi menjadi aktivitas sosial, bukan sekadar kegiatan individual,” katanya.
Ia berharap ruang publik di Rangkasbitung semakin dimanfaatkan untuk kegiatan literasi oleh berbagai komunitas maupun warga. Menurutnya, budaya membaca akan tumbuh lebih cepat jika masyarakat melihat aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka. Komunitas Baca Rangkas akan terus memperluas jangkauan agar semakin banyak warga bisa merasakan manfaatnya. (Kartika Rahmi Wijayanti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....