Peternak di Lebak Dapat Bantuan Domba Garut
- 18 Nov 2025 17:43 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Sebanyak sembilan kelompok peternak di Kabupaten Lebak menerima bantuan domba Garut dari pemerintah daerah sebagai upaya mendukung swasembada daging sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat. Kepala Bidang Produksi Disnakeswan Lebak, Irvan Pramerta, mengatakan bantuan diberikan kepada kelompok peternak dari keluarga desil 1 dan 2 yang tergolong miskin rentan dan miskin ekstrem. Bantuan tersebut disalurkan di lima desa pada empat kecamatan.
Kelompok penerima berasal dari Desa Meraya sebanyak dua kelompok, Desa Umbul Jaya dua kelompok, Desa Cicaringin dua kelompok, Desa Kramat Jaya dua kelompok, dan Desa Inten Jaya satu kelompok. Seluruhnya dinilai layak berdasarkan verifikasi pendataan. Sebanyak 72 ekor domba Garut diberikan untuk sembilan kelompok usaha peternakan tersebut. Setiap kelompok menerima tujuh ekor domba betina dan satu ekor jantan dengan jumlah anggota berkisar antara 10 hingga 15 orang.
Pemerintah daerah menargetkan dalam dua tahun ke depan, Lebak mampu menjadi sentra peternakan domba. Hal ini mengingat kebutuhan domba di daerah tersebut masih dipasok dari Cianjur dan Garut, Jawa Barat.
Hingga September 2025, populasi domba di Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 57.804 ekor dan populasi kambing mencapai 41.466 ekor. Meski meningkat setiap tahun, penambahannya dinilai belum signifikan.
Irvan menyebut bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan populasi domba sekaligus menambah pendapatan masyarakat. “Kami berharap bantuan domba Garut dapat meningkatkan pendapatan ekonomi, sehingga mampu mengurangi kemiskinan ekstrem sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025,” ujarnya.
Selain bantuan ternak, pemerintah daerah juga memberikan pembinaan melalui bimbingan teknis (Bimtek). Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) peternak agar mampu mengembangkan budidaya domba Garut secara optimal.
Petugas Disnakeswan juga akan melakukan pendampingan rutin, termasuk pemeriksaan kesehatan ternak, pemberian suplemen, dan obat-obatan. Upaya ini untuk memastikan domba tetap sehat dan produktif.
Irvan menegaskan pihaknya terus mendorong perkembangan populasi ternak domba dan kambing di masyarakat. “Kami ingin mewujudkan swasembada daging dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ketua Kelompok Ternak Desa Kramat Jaya, Puput Yuliana, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, program ini akan membantu masyarakat meningkatkan pendapatan sekaligus menghapus kemiskinan ekstrem. “Kami berharap domba ini berkembang dan bisa menggulirkan ekonomi masyarakat,” kata Puput.
Ketua Kelompok Peternak Desa Umbul Jaya, Wardi, menyebut permintaan domba cenderung meningkat, terutama menjelang Idul Adha. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi sumber ekonomi andalan bagi warga. “Kami berharap domba Garut ini bisa menjadi andalan ekonomi masyarakat ke depan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....