DPMD Lebak Uji Kelayakan Ketahanan Pangan Desa
- 24 Okt 2025 18:35 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lebak melaksanakan uji kelayakan Program Ketahanan Pangan Desa (Ketapang) di Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Guradog ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan potensi desa dalam mengembangkan program ketahanan pangan berbasis masyarakat secara optimal.
Kepala DPMD Lebak, Oktavianto Arief Ahmad menjelaskan, uji kelayakan ini merupakan tahapan penting untuk memastikan pelaksanaan Program Ketapang berjalan efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kemandirian desa.
“Uji kelayakan Ketapang ini esensial untuk memverifikasi kesiapan desa, mulai dari perencanaan hingga potensi sumber daya lokal. Kami ingin memastikan program ini bukan hanya sekadar serapan anggaran, tetapi benar-benar mampu mendorong masyarakat Desa Guradog untuk berinovasi dan mengoptimalkan potensi peternakan atau pertanian lokal,” ujar Oktavianto Arief Ahmad.
Dia menegaskan, hasil dari kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pemerintah desa dalam merancang strategi ketahanan pangan yang lebih matang, adaptif, dan berkelanjutan.
“Hasil dari uji kelayakan ini akan menjadi acuan bagi Pemerintah Desa dalam menyusun strategi Ketapang yang efektif. Tujuannya agar setiap rupiah dana desa yang dialokasikan benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara DPMD, Dinas Peternakan, dan masyarakat desa dalam mendukung kemandirian pangan di tingkat lokal.
Melalui uji kelayakan ini, DPMD berharap Desa Guradog dapat menjadi model percontohan desa tangguh pangan di Kabupaten Lebak yang mampu memberdayakan potensi lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
“Kami ingin Desa Guradog menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Lebak—bahwa dengan perencanaan yang baik dan partisipasi aktif masyarakat, kemandirian pangan bukan sekadar cita-cita, tapi bisa menjadi kenyataan,” ujar Oktavianto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....