Pembangunan Pedestrian Royal di Targetkan Rampung Desember

  • 22 Okt 2025 00:45 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Pembangunan Pedestrian di kawasan Royal Kota Serang telah mencapai 20 persen. Dinas PUPR menargetkan proyek rampung pada Desember 2025 agar kawasan ini segera bisa dinikmati pejalan kaki dan mendukung aktivitas ekonomi warga.

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan, pengerjaan saat ini meliputi pembongkaran, pemasangan gorong-gorong, pengurugan, serta pemasangan kansteen dan under sheet. “Progres di lapangan cukup baik. Pola kerja sudah sesuai metode, dan kami terus berdiskusi di lapangan untuk memastikan setiap tahapan berjalan lancar,” katanya Selasa (21/10/2025).

Iwan menambahkan, proyek ini menghadapi tantangan di sektor pengaturan lalu lintas, terutama akibat mobilitas kendaraan berat dan pengunjung yang tinggi. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) agar arus kendaraan dapat diatur dan pekerjaan tetap aman. “Dishub kami libatkan langsung. Kadisnya turun ke lapangan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan alat kerja,” kata Iwan.

Panjang pengerjaan pendestrian sekitar satu kilometer dengan lebar bervariasi antara 2,5 hingga 4 meter. Nantinya, permukaan jalan akan dilapisi keramik, dilengkapi lampu hias, tempat sampah, papan informasi, dan area penghijauan.

Koordinasi lintas sektor juga dilakukan agar pekerjaan tidak tumpang tindih, termasuk pemasangan kabel dan main hole. “Kabel sudah dipasang sejak awal agar tidak perlu membongkar kembali setelah pedestrian selesai,” kata Iwan.

Meski ada sedikit gangguan terhadap aktivitas pedagang akibat debu dan kebisingan, pihak DPUPR berupaya mempercepat pekerjaan agar dampak ekonomi minimal.“Aktivitas jual-beli masih berjalan, tapi kami ingin percepatan agar pedagang tidak terlalu lama terganggu,” katanya.

Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp9 miliar dan melibatkan delapan tim pekerja di lapangan. Dengan penyelesaian sesuai target Desember 2025, kawasan Royal diharapkan menjadi lebih tertata, ramah pejalan kaki, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....