Relawan Pendaki Gunung Jangkau Medan Sulit Saat Bencana

  • 15 Sep 2025 23:18 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Relawan pendaki gunung di Banten memiliki kontribusi penting dalam misi kemanusiaan ketika bencana terjadi. Dengan kemampuan menjangkau medan sulit, mereka mampu membawa logistik dan bantuan ke wilayah yang tidak bisa diakses kendaraan.

Relawan Keluarga Besar Pendaki Gunung Banten, Ramet Soepena, mengungkapkan pengalaman timnya saat banjir bandang di Sajira, Lebak. Kala itu, mereka harus berjalan kaki hingga lima jam untuk menyalurkan logistik ke lokasi yang terisolasi.

“Kalau jalur roda dua maupun roda empat tidak bisa dilewati, kami membawa logistik dengan carrier penuh. Kami juga memanfaatkan pengetahuan medan untuk mencari titik aman bagi warga,” ujar Ramet dalam dialog Tanggap Bencana RRI Pro 1 Banten, Senin (15/9/2025).

Ia menambahkan, tantangan terbesar bukan sekadar medan berat, melainkan juga kondisi psikologis masyarakat terdampak. Menurutnya, membangun mental korban agar tidak panik menjadi bagian penting dari tugas relawan di lapangan.

Pendaki gunung yang tergabung sebagai relawan umumnya memiliki beragam latar belakang. Ada yang ahli kesehatan, komunikasi, hingga logistik. Mereka bekerja dengan sistem kolaborasi dan melaporkan diri sesuai kompetensi masing-masing.

Keterlibatan relawan dengan skill khusus seperti pendaki gunung diharapkan mampu melengkapi peran relawan lain, sehingga penanganan bencana di Banten dapat lebih menyeluruh, mulai dari distribusi logistik hingga pemulihan kondisi masyarakat pascabencana. (Muntibi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....