Cilegon Dorong Generasi Muda Aktif Membaca Buku
- 09 Sep 2025 09:49 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Budaya membaca di kalangan remaja masih menjadi tantangan besar di Kota Cilegon. Berdasarkan data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon, hanya sekitar 35 persen remaja yang aktif membaca di luar kegiatan sekolah. Mayoritas masih menghabiskan waktu luang untuk aktivitas nonliterasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon, Ismatullah, mengungkapkan pihaknya terus mendorong remaja agar lebih seimbang dalam aktivitas literasi. “Minimal 50 persen aktivitas anak muda kita harus diisi dengan membaca. Saat ini baru sekitar 30 persen. Maka fasilitas literasi harus diperluas,” katanya, Selasa, (9/9/2025).
Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pembangunan 45 Taman Bacaan Masyarakat, pojok literasi di 43 kelurahan, hingga program digitalisasi seperti iCilegon dengan 15 ribu judul buku yang dapat diakses melalui barcode. Pemerintah Kota juga menggandeng dunia usaha dan perbankan untuk menghadirkan pojok baca di berbagai tempat.
Selain itu, strategi kreatif diterapkan untuk menarik minat anak. Misalnya dengan mendongeng bagi anak usia dini hingga membaca nyaring bersama komunitas. “Harapan kita, dari mendengar dongeng mereka akan tertarik untuk membaca sendiri. Kita buat suasana membaca lebih menyenangkan,” ujar Ismatullah.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan minat baca masyarakat, khususnya generasi muda, dapat meningkat secara signifikan. Literasi dipandang bukan sekadar kebutuhan pendidikan, tetapi juga kunci untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....