Masyarakat Komplek PCI Pandeglang Manfaatkan Pengelolaan Bank Sampah
- 16 Agt 2025 13:30 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Warga Perumahan Bumi Cadasari (BCI), Desa Kaungkacang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, berinisiatif mengelola sampah melalui Bank Sampah. Bank sampah tersebut membawa banyak manfaat, yang mana tidak hanya bagi kebersihan lingkungan tetapi juga menambah nilai ekonomi rumah tangga.
Berawal dari inspirasi di media sosial tentang pengelolaan sampah yang bisa ditukar dengan uang, salah seorang penggagas sekaligus Ketua RT, Nurwati bersama warga membentuk bank sampah dari tahun 2022. Hingga kini, program ini telah berjalan tiga tahun.
“Awalnya kita lihat di media kok menarik ya, ternyata plastik saja bisa jadi uang. Dari situ saya coba bertanya ke teman penyuluh di DLH, ternyata bisa diterapkan di komplek sini,” kata Nurwati, Sabtu (16/8/2025).
Menurutnya tujuan utama dari keberadaan bank sampah ini bukan sekadar menambah penghasilan warga, tetapi juga menjadi aksi nyata menjaga lingkungan.
Adapun jenis sampah yang dikumpulkan cukup beragam, mulai dari botol plastik, kardus, buku bekas, hingga sampah plastik rumah tangga. Dimana nantinya sampah tersebut akan dipilah untuk dijadikan kerajinan, sementara sisanya dijual ke pengepul.
Nurwati menerangkan, sistem pengelolaannya juga dibuat sederhana. Karena mayoritas warga komplek adalah pekerja, sehingga masyarakat hanya perlu menaruh sampah di depan rumah, dan nantinya petugas bank sampah akan menjemput langsung dari rumah ke rumah.
Untuk sistem pembayaran, menurut Nurwati, warga bisa memilih antara langsung dicairkan atau ditabung, yang mana hasil yang terkumpul per penimbangan rata-rata berkisar Rp2.000-Rp5.000. Selain dalam bentuk uang sampah juga bisa ditukar dengan kebutuhan pokok seperti beras atau kebutuhan lainnya.
“Mayoritas hasil tabungan mereka tidak langsung diambil, tapi disimpan. Biasanya ditarik ketika butuh, misalnya untuk beli token listrik atau sembako,” katanya.
Bagi warga, kehadiran bank sampah ini benar-benar membawa perubahan. Selain lingkungan lebih bersih, ada juga nilai tambah ekonomi dari sampah yang sebelumnya hanya menumpuk.
Seorang warga, Irma mengaku senang dengan adanya bank sampah ini. Menurutnya dia ga perlu repot lagi membuang sampah, bahkah ia bisa dapat uang dari sampahnya walau sedikit.
"Senang memang. Jadi nggak pusing mikirin sampah, rumah bersih, sampah nggak numpuk. Lumayan juga dapat duit walau sedikit. Biasanya saya langsung ambil uangnya, enggak ditabung,” ujarnya.
Menurutnya kehadiran bank sampah tidak hanya menambah nilai ekonomi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....