Keharmonisan dan Etika Kerja di Lingkungan Kerja

  • 09 Agt 2025 09:51 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Etika kerja dalam Islam tidak hanya mencakup profesionalitas dan disiplin, tetapi juga sikap sopan santun yang menjadi pintu masuk keberkahan di tempat kerja. Dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Ustazah Ai Judiyyah Fahmi menegaskan bahwa ucapan salam bukan sekadar sapaan, melainkan pembuka rahmat dari Allah SWT yang dapat menumbuhkan keharmonisan di lingkungan kantor.

“Mengucapkan salam ketika memasuki ruang kerja akan menurunkan rahmat Allah SWT dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan,” ujar Ustazah Ai Kepada RRI, Sabtu Sabtu (9/8/2025).

Menurut Ustazah Ai, salam sebaiknya diucapkan terlebih dahulu sebelum menyapa dengan kata-kata lain seperti halo atau apa kabar. Bahkan, meski ruangan tampak kosong, salam tetap dianjurkan karena ada malaikat yang senantiasa hadir.

“Kalimat ‘Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh’ hendaknya terdengar jelas agar pihak yang diberi salam dapat menjawabnya, sehingga pahala dan keberkahan dapat diraih,” kata Ai.

Ia menambahkan, salam bukan hanya mempererat hubungan antarpegawai, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap interaksi di kantor berada dalam pengawasan Allah.

Dengan mengawali hari kerja dengan salam, seorang karyawan diharapkan membawa energi positif yang dapat menular ke rekan kerja lainnya, mengurangi potensi konflik, dan meningkatkan produktivitas.

Ai pun berpesan dengan ajakan untuk membiasakan salam di kantor sebagai wujud nyata akhlakul karimah.

“Salam itu doa. Setiap kali kita mengucapkannya, kita mendoakan keselamatan, rahmat, dan keberkahan bagi orang lain. Jika itu menjadi budaya kerja, insyaallah kantor kita akan dipenuhi rahmat Allah,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....