Bumdes Bandung Dorong Eduwisata Go Internasional
- 11 Jul 2025 10:53 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Digitalisasi tak hanya mendorong usaha ekonomi desa, tetapi juga membuka peluang pariwisata edukasi. Demikian diungkapkan Kepala Desa Bandung, Kabupaten Pandeglang, Wahyu Kusnadiharja, dalam dialog Pagi RRI Banten, Jumat (11/7/2025).
“Desa Bandung menargetkan Eduwisata menjadi sektor unggulan Bumdes dalam 2-3 tahun mendatang. Eduwisata ini akan mengenalkan wisatawan mancanegara pada proses budidaya ikan, pengolahan Kopi Puhu, hingga kerajinan anyaman pandan. Produk-produk lokal dijadikan materi edukasi bagi wisatawan, sehingga selain menikmati wisata alam, mereka juga belajar budaya dan ekonomi kreatif desa,” ujarnya.
Bumdes Desa Bandung juga telah berpengalaman mendatangkan wisatawan mancanegara. Dalam waktu dekat, desa akan menerima kunjungan wisatawan dari enam negara Asia yang akan menikmati keindahan Bukit Sinyonya, salah satu destinasi wisata unggulan desa.
Baca juga : Kopi Puhu, Produk BUMDes Bandung Dipasarkan Dalam Bentuk Ekonomis
“Kami bekerja sama dengan Universitas Multimedia Nusantara untuk pengembangan destinasi wisata berbasis digital. Target kami tembus ke pasar wisata Asia, Timur Tengah, bahkan Eropa,” kata Wahyu.
Digitalisasi menjadi kunci pemasaran Eduwisata. Melalui media sosial, video promosi, dan publikasi di media nasional, Desa Bandung aktif mengenalkan potensi wisatanya ke pasar global. Wahyu optimistis model Eduwisata bukan hanya menjadi sumber pendapatan desa, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi generasi muda. “Anak-anak muda kami tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Mereka sangat antusias mendukung digitalisasi pariwisata,” ujarnya.
Desa Bandung menunjukkan bahwa desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang kreatif dan mampu menembus pangsa pasar global, termasuk sektor pariwisata. Eduwisata menjadi bukti nyata inovasi desa menuju kemandirian ekonomi. (Trixie Sondang Milka)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....