Ibadah Haji Bentuk Pribadi Saleh Sosial

  • 15 Mei 2025 06:46 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Ibadah haji tidak hanya merupakan kewajiban rukun Islam kelima, tetapi juga sarana pembentukan kepribadian yang saleh secara pribadi dan sosial. Ustad Deni Rusli dalam program Mutiara Pagi di RRI, Kamis (15/5/2025) menyampaikan ibadah haji adalah karena panggilan Allah SWT semata-mata meninggalkan semuanya seperti meninggalkan keluarga, harta, pekerjaan dan jabatan.

“Haji bukan hanya ritual fisik, tapi juga pendidikan spiritual yang membentuk kesalehan pribadi dan sosial. Setelah berhaji, seseorang harusnya semakin rajin beribadah dan peduli pada sesama,” ujar Ustad Deni.

Menurutnya, kesalehan pribadi tercermin dari perubahan perilaku yang lebih baik setelah berhaji, seperti salat tepat waktu, tutur kata yang lembut, serta menjauhi sifat sombong dan egois. Sementara kesalehan sosial tampak dari sikap toleransi, solidaritas, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menyesuaikan diri dengan berbagai perbedaan. “Haji juga melatih kesabaran, ketundukan kepada Allah, dan kepekaan sosial. Itulah yang membedakan antara haji yang mabrur dan yang sekadar menggugurkan kewajiban,” katanya.

Ia menekankan ibadah haji juga harus dilandasi dengan keimanan yang kuat, ilmu yang cukup, fisik yang sehat, dan kesiapan mental menghadapi berbagai tantangan selama di tanah suci “Haji cukup sekali, selebihnya bantu yang belum mampu. Jadilah haji yang membawa manfaat, bukan hanya gelar,” ucap Ustad Deni

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....