Perempuan Jadi Penggerak Utama Bank Sampah
- 11 Mei 2025 22:32 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Perempuan memiliki peran strategis dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Hal ini ditegaskan oleh Helda Fachri, Pendiri Bank Sampah Jaya Danakirti, yang menyebut bahwa 80% penggerak bank sampah di Indonesia adalah kaum ibu.
“Perempuan lebih dekat dengan urusan domestik dan otomatis terlibat dalam pemilahan sampah rumah tangga,” kata Helda dalam dialog pagi di RRI Banten, Minggu (10/5/2025). Menurutnya, perempuan memiliki kepekaan tinggi terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan, sehingga lebih mudah digerakkan untuk terlibat dalam pengelolaan sampah.
Helda menambahkan gerakan yang dipimpinnya kini sudah menginisiasi lebih dari 70 bank sampah di komunitas, perumahan, dan sekolah. Semua berawal dari dukungan para ibu di sekolah anaknya. “Saat perempuan bergerak, perubahan pun berjalan,” ujarnya.
Meski menghadapi tantangan seperti minimnya dukungan fasilitas, mindset masyarakat yang menganggap memilah sampah itu merepotkan, hingga anggaran pengelolaan lingkungan yang belum jadi prioritas, Helda tak menyerah. “Saya percaya, dari satu ibu bisa lahir agen-agen perubahan yang menginspirasi,” katanya.
Strategi pendekatan yang digunakan adalah edukasi “dari hati ke hati”. Edukasi dilakukan lewat kegiatan sederhana, seperti pemilahan di rumah, pelatihan kompos, hingga membuat kader lingkungan yang bisa mendampingi warga lain. “Perempuan punya kekuatan untuk mengubah peradaban, sebagaimana kesabaran ibu dalam mendidik anak. Itu kekuatan sejati,” ujar Helda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....