Bijak Gunakan Media Sosial, Jaga Nilai Kesederhanaan

  • 17 Des 2024 07:30 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Di era kemajuan teknologi, media sosial menjadi salah satu alat paling berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaannya yang tidak terkendali dapat membawa dampak negatif, terutama dalam hal gaya hidup yang berlebihan dan meninggalkan nilai kesederhanaan yang diajarkan dalam Islam.

Dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 2 Banten, Kepala Subbag TU Kemenag Kota Serang, Deni Rusli menyampaikan pandangannya mengenai hubungan antara teknologi modern dan prinsip kesederhanaan hidup.

Menurut Deni, media sosial pada dasarnya adalah anugerah yang disediakan Allah SWT sebagai sarana dakwah dan penyebaran kebaikan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa media sosial bisa menjadi ancaman jika digunakan secara berlebihan atau tidak bijaksana. “Media sosial mempermudah kita untuk berkomunikasi dan berbagi pengetahuan, bahkan berdakwah tanpa harus terbatas oleh tempat. Ini adalah bentuk kemajuan teknologi yang Islami,” ucapnya.

Deni menyoroti salah satu tantangan dalam menggunakan media sosial adalah munculnya gaya hidup hedonis dan materialistis. Terlalu banyak terpaku pada apa yang ditampilkan di media sosial, seperti kemewahan atau prestise, dapat memicu keinginan yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

“Prinsip hidup sederhana dalam Islam menekankan pada memenuhi apa yang dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kesederhanaan dalam berpakaian, berbicara, dan menjalani kehidupan sehari-hari. “Kesederhanaan tidak hanya menjaga kita dari sikap sombong, tetapi juga membantu kita lebih fokus pada tujuan utama hidup, yaitu ibadah kepada Allah SWT,” katanya

Deni mengajak umat Islam untuk memanfaatkan media sosial dengan bijak. Isi media sosial dengan konten yang bermanfaat dan mendekatkan diri pada Allah. Jadikan teknologi ini alat untuk menebar kebaikan, bukan menjadi penyebab kesombongan atau kemunduran spiritual.

“Dengan mengedepankan nilai kesederhanaan, media sosial dapat menjadi sarana dakwah yang efektif sekaligus memperkuat iman dan kepribadian umat Islam di tengah modernitas,” ucap Deni.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....