1.800 Masker Gratis Dibagikan, Lindungi Warga dari Abu
- 08 Sep 2026 07:13 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Sebanyak 1.800 masker dibagikan gratis kepada masyarakat di sejumlah titik jalan arteri Kota Serang dan Kota Cilegon, Senin 7 September 2026. Pembagian dilakukan di tengah paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu aktivitas warga. Sehari sebelumnya, pembagian masker juga dilakukan di wilayah Anyer, Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut menyasar pedagang dan pengendara yang tetap beraktivitas di luar rumah.
Direktur Fesbuk Banten News, Lulu Jamaludin, mengatakan pembagian masker dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi paparan abu vulkanik. Menurutnya, kesadaran warga menggunakan masker sudah cukup tinggi. Namun, kebutuhan masker meningkat seiring aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut membuat stok masker di sejumlah toko dan minimarket sempat kosong.
“Kami sempat mencari masker untuk membeli, tetapi banyak toko yang sudah habis maskernya. Di minimarket juga stok kosong di wilayah Kota Serang dan Cilegon,” kata Lulu.
Ia menyebut masker diperoleh melalui bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Relawan juga membeli masker dari wilayah Purwokerto dan Bandung, Jawa Barat. Masker kemudian dibagikan kepada masyarakat yang beraktivitas di jalan.
Pembagian masker di Kota Serang dilakukan bersama Denpom III/4 Serang di sejumlah titik. Sementara di Kota Cilegon, kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Kodim 0623 Cilegon. Dandenpom III/4 Serang, Letkol Cpm Anggi Wahyu Hardiyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.
Abu vulkanik dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan masyarakat yang terpapar. Paparan tersebut dapat menyebabkan mata perih dan berair, batuk, hingga sesak napas. Kondisi ini perlu diwaspadai pengendara sepeda motor yang berada di jalan. Abu yang mengenai mata atau visor helm juga dapat mengganggu pandangan saat berkendara.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker untuk mengurangi paparan abu vulkanik. Pengendara juga disarankan menggunakan helm dengan visor tertutup untuk melindungi mata. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila paparan abu semakin meningkat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau berlangsung.
Lulu mengatakan pembagian masker diprioritaskan bagi masyarakat yang tetap harus berada di luar rumah. Para pedagang dan pengendara menjadi kelompok yang membutuhkan perlindungan karena aktivitas mereka berlangsung di jalan. Pembagian masker diharapkan membantu masyarakat beraktivitas lebih aman di tengah paparan abu vulkanik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....