Nelayan dan Wisatawan Diminta Jauhi Anak Krakatau

  • 07 Sep 2026 06:16 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Gubernur Banten Andra Soni mengimbau nelayan dan wisatawan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer. Imbauan tersebut disampaikan saat memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Serang, Minggu, 6 September 2026.

Pemantauan dilakukan dari Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau, Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Pembatasan jarak dilakukan untuk mengantisipasi risiko dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Bahwa disampaikan bahwa jarak yang tidak aman itu tiga kilometer dari pusat gunung,” ujar Andra Soni.

Andra mengatakan nelayan dan wisatawan perlu meningkatkan kewaspadaan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Masyarakat diminta mematuhi batas aman yang telah ditetapkan.

Pemerintah Provinsi Banten terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta Badan Geologi. Koordinasi dilakukan untuk memantau perkembangan aktivitas gunung dan memastikan informasi diterima masyarakat.

Nelayan yang melaut di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau diharapkan memperhatikan informasi mengenai kondisi gunung. Wisatawan juga diminta tidak mendekati kawasan gunung dalam radius yang telah ditetapkan.

Pemerintah mengimbau masyarakat memperoleh informasi melalui kanal resmi dan sumber yang telah terverifikasi. Masyarakat diminta mengikuti arahan pemerintah dan instansi berwenang terkait batas aman aktivitas di sekitar gunung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....