Cegah BOSP Gagal Salur, Validasi Dapodik Diperkuat
- 24 Agt 2026 20:16 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Sebanyak 744 operator sekolah jenjang SD negeri dan swasta di Kabupaten Serang mengikuti peningkatan kapasitas validasi data pendidikan. Kegiatan ini digelar pada 18–24 Agustus 2026 di salah satu hotel kawasan Pantai Anyer.
Peserta dibagi menjadi lima batch dengan rata-rata 150 operator setiap batch. Langkah tersebut dilakukan menjelang batas waktu cut off Bantuan Operasional Satuan Pendidikan atau BOSP 2026.
Kegiatan difokuskan pada penguatan kemampuan operator dalam mengelola dan memvalidasi data sekolah. Materi yang diberikan meliputi peningkatan mutu operator, penyaluran dan validasi data, serta sinkronisasi aplikasi Dapodik versi terbaru.
Peserta juga mendapatkan materi mengenai verifikasi Program Indonesia Pintar atau PIP. Selain itu, operator dibekali pemahaman mengenai mekanisme penyaluran BOSP.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, mengatakan ketepatan data menjadi hal penting dalam penyaluran bantuan sekolah. Kesalahan data maupun administrasi dapat berdampak langsung terhadap proses pencairan bantuan.
Menurutnya, kondisi tersebut harus dicegah sejak awal melalui validasi data yang tepat. “Kita ingin memastikan data sekolah benar-benar valid. Jangan sampai karena ada data yang keliru atau administrasinya tidak lengkap, akhirnya bantuan tidak tersalurkan,” kata Abidin.
Abidin menilai operator sekolah memiliki peran penting dalam memastikan data yang masuk ke sistem sesuai kondisi sebenarnya. Peningkatan kapasitas diperlukan agar operator semakin teliti dalam memeriksa setiap data.
Kemampuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengoperasian aplikasi. Operator juga harus mampu memastikan data sekolah dapat dipertanggungjawabkan.
Pembaruan aplikasi Dapodik juga menuntut operator memahami perubahan sistem dan mekanisme terbaru. Abidin mendorong seluruh operator segera melakukan validasi dan sinkronisasi sebelum batas waktu cut off BOSP 2026.
Menurutnya, pengerjaan lebih awal memberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan menekan risiko gagal salur. “Kita dorong semua operator memahami versi aplikasi terbaru dan tidak menunggu sampai batas akhir,” ujarnya.
Selain BOSP, peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme verifikasi PIP. Materi tersebut diberikan untuk memastikan data penerima bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Validasi yang tepat diharapkan dapat mencegah persoalan pada tahap penyaluran. Dengan demikian, bantuan pendidikan dapat diterima oleh siswa yang berhak.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang berharap peningkatan kapasitas tersebut dapat memperbaiki kualitas pengelolaan data pendidikan di tingkat sekolah. Data yang akurat menjadi dasar penting dalam penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.
Ketepatan data juga dapat mengurangi kendala administrasi dalam proses penyaluran. Upaya tersebut diharapkan membuat bantuan pendidikan lebih tepat sasaran dan berjalan tanpa hambatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....