Tertunda 8 Tahun, SDN Inpres Cikeusal Mulai Dibangun
- 23 Jun 2026 07:32 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, meletakkan batu pertama pembangunan SDN Inpres Cikeusal di Kampung Panenjeon, Desa Cikeusal, Senin 22 Juni 2026. Sekolah tersebut direlokasi karena terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Serang–Panimbang. Pembangunan dilakukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk melalui mekanisme ruislag. Pemerintah Kabupaten Serang menargetkan pembangunan selesai dalam waktu enam bulan.
Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di gedung sekolah lama. Setelah pembangunan rampung, bangunan baru akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Serang. Gedung baru akan memiliki tujuh ruang kelas, ruang guru, toilet, dan fasilitas penunjang lainnya. Kehadiran sekolah baru diharapkan meningkatkan kenyamanan peserta didik dalam belajar.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan pembangunan SDN Inpres Cikeusal akhirnya dapat dimulai setelah persoalan relokasi yang berlangsung selama delapan tahun terselesaikan. Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai sesuai target. Ia juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan agar pembangunan berjalan maksimal.
"Alhamdulillah, hari ini saya meninjau lokasi pembangunan SDN Inpres Cikeusal yang sudah delapan tahun permasalahannya menggantung tanpa penyelesaian, dan akhirnya di tahun ini kita bisa melakukan pembangunan. Dan tadi saya melakukan peletakan batu pertama untuk fondasi," ujarnya.
Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi kepada PT WIKA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPUPR, Bapperida, serta seluruh pihak yang telah membantu proses pembangunan. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci penyelesaian berbagai persoalan di daerah. Ia optimistis pembangunan dapat selesai sesuai jadwal. Sinergi antarlembaga diharapkan terus terjalin dalam berbagai program pembangunan.
Pembangunan SDN Inpres Cikeusal ditargetkan selesai pada November 2026. Seluruh pekerjaan konstruksi dilaksanakan langsung oleh PT WIKA. Pemerintah optimistis kualitas bangunan akan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Setelah rampung, sekolah baru akan segera digunakan oleh para peserta didik.
Pimpinan Proyek PT WIKA, Kuntoro Laksono Nugroho, mengatakan pembangunan baru dapat dimulai setelah proses pembebasan lahan dan ganti rugi selesai. Lahan sekolah lama nantinya akan dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang. Gedung baru dibangun di atas lahan seluas sekitar 1.300 meter persegi yang lebih luas dibanding lokasi sebelumnya. Selain ruang kelas, sekolah juga akan dilengkapi lapangan bulu tangkis dan area parkir.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, berharap bangunan SDN Inpres menjadi lebih permanen, lebih kuat, dan lebih baik dari sebelumnya. Menurutnya, fasilitas yang memadai akan mendukung proses belajar mengajar. Ia berharap para peserta didik dapat belajar dengan aman dan nyaman di gedung baru. Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen terus meningkatkan kualitas sarana pendidikan di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....