Zakat Produktif Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lebak

  • 10 Jun 2026 11:32 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak – Zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban ibadah umat Islam, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Lebak, pengelolaan zakat yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus diarahkan untuk membantu masyarakat keluar dari lingkaran kemiskinan melalui berbagai program produktif yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Wakil Ketua III Bidang Keuangan Baznas Kabupaten Lebak, Eri Rahmat, mengatakan bahwa salah satu fokus utama program zakat adalah membantu pelaku usaha mikro dan kecil agar mampu mengembangkan usahanya. Bantuan diberikan kepada pedagang kecil, pelaku usaha makanan, petani, hingga peternak yang dinilai memiliki potensi untuk berkembang.

“Sebelum bantuan diberikan, kami terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk memastikan kelayakan peneri ma manfaat. Jadi tidak asal memberikan tanpa ada bukti,” ujarnya sata berdialog bersama RRI Banten, Selasa, 9 Juni 2026.

Menurutnya, bantuan modal usaha yang tepat sasaran dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendorong lahirnya pelaku usaha yang mandiri. Program tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam mengurangi angka kemiskinan yang masih menjadi tantangan pembangunan di Kabupaten Lebak.

Melalui dukungan modal dan pendampingan, masyarakat tidak hanya menerima bantuan konsumtif tetapi juga memiliki peluang memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Selain program ekonomi, Baznas juga aktif terlibat dalam forum pembahasan penanggulangan kemiskinan bersama pemerintah daerah, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Sosial, dan sejumlah instansi lainnya.

“Keterlibatan ini sebetulnya dilakukan agar program zakat dapat selaras dengan kebijakan pembangunan daerah dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Potensi zakat di Kabupaten Lebak dinilai sangat besar,” ujarnya.

Eri menyebut potensi penghimpunan zakat dapat mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun jika seluruh sektor, mulai dari pertanian, peternakan hingga zakat profesi, dapat dioptimalkan. Namun hingga saat ini penghimpunan zakat yang tercatat masih jauh di bawah potensi yang ada sehingga diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Baznas berharap semakin banyak masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga terpercaya. Dengan penghimpunan yang semakin besar dan pengelolaan yang profesional, zakat diyakini dapat menjadi salah satu solusi nyata dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lebak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....