Kurang Aman, SMPN 1 Bojonegara Bakal Direlokasi

  • 20 Mei 2026 12:42 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau kondisi SMPN 1 Bojonegara pada Rabu, 20 Mei 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sekolah yang dinilai sudah tidak aman dan rawan terdampak pelebaran jalan nasional.

Selain itu, lokasi sekolah juga berada di kawasan dengan aktivitas kendaraan tambang yang cukup padat. Pemerintah Kabupaten Serang pun mulai menyiapkan langkah relokasi sekolah ke lokasi yang lebih aman.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Serang menjelaskan posisi sekolah berada tepat di samping jalan nasional. Kondisi tersebut membuat bangunan sekolah berpotensi terdampak jika nantinya dilakukan pelebaran jalan.

Bahkan diperkirakan sekitar 15 meter area sekolah akan terpotong. Karena itu, pemerintah daerah menilai relokasi menjadi solusi terbaik untuk keselamatan dan kenyamanan siswa.

“Ini kan sekolah ini sudah lama, ada di wilayah sini ya. Kemudian karena ini adanya di samping sekali jalan nasional, kemungkinan nanti kalau ada pelebaran jalan pasti akan terpotong kurang lebih 15 meter. Maka kita harus menyiapkan lahan atau merelokasi sekolah ini ke tempat yang lebih aman, lebih nyaman untuk mereka sekolah,” ujarnya.

Ia menyebut aktivitas tambang di sekitar kawasan sekolah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Banyak kendaraan besar yang melintas sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pelajar.

Selain itu, kondisi lingkungan sekolah juga sering terdampak banjir saat musim hujan tiba. Ketinggian air bahkan disebut bisa mencapai sekitar satu setengah meter.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa membiarkan kondisi tersebut terus terjadi setiap tahun. Oleh sebab itu, Pemkab Serang bergerak cepat untuk mencari solusi jangka panjang.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni bekerja sama dengan perusahaan setempat untuk mendukung proses relokasi sekolah. Pemerintah berharap proses tersebut dapat segera direalisasikan.

Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Serang telah bekerja sama dengan PT BAMS terkait penyediaan lahan relokasi. Perusahaan tersebut disebut akan menghibahkan lahan di daerah Rumalang.

Selain hibah lahan, pembangunan sekolah baru juga direncanakan akan ikut didukung. Lokasi baru itu dinilai lebih aman bagi kegiatan belajar mengajar.

Ia memastikan relokasi SMPN 1 Bojonegara akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Pemerintah berharap siswa dapat belajar dengan nyaman tanpa khawatir terhadap banjir maupun lalu lintas kendaraan berat.

Selain itu, relokasi juga diharapkan meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan di wilayah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....