Bupati Serang Ajak Warga Awasi Lingkungan Pendidikan Anak
- 12 Mei 2026 19:54 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan pendidikan anak saat ditemui di Pendopo Bupati Serang, Selasa 12 Mei 2026. Hal itu disampaikan menyusul adanya kasus kekerasan seksual yang terjadi di sejumlah wilayah.
Menurutnya, keamanan anak menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata. Pemerintah daerah pun terus memperkuat langkah pencegahan melalui berbagai program perlindungan anak.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Serang sebenarnya telah memiliki Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA. Satgas tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat penegak hukum hingga bagian hukum pemerintah daerah.
Keberadaan tim itu bertujuan membantu penanganan kasus hingga tuntas. Selain itu, korban juga akan mendapat pendampingan sesuai kebutuhan.
“Di daerah manapun pasti tidak ingin ada kejadian kasus tindak asusila. Tapi kami sebenarnya sudah mempunyai Satgas PPA yang di dalamnya juga terdapat aparat penegak hukum dan bidang hukum kami yang nanti membantu memfasilitasi sampai selesai,” katanya.
Ia menegaskan pemerintah akan terus hadir dalam penanganan kasus yang melibatkan perempuan dan anak. Pendampingan kepada korban disebut menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Selain itu, upaya pencegahan juga terus diperkuat melalui edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat penting dilakukan agar kasus serupa tidak kembali terulang.
Pemerintah daerah juga meminta keterlibatan aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya. Orang tua diminta tidak sepenuhnya menyerahkan pengawasan kepada lembaga pendidikan. Pengawasan secara berkala dinilai penting untuk memastikan keamanan anak.
Bupati Serang menilai orang tua perlu sesekali datang langsung ke tempat pendidikan anak. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kondisi lingkungan belajar dan perilaku pengajar di tempat tersebut.
Dengan begitu, orang tua dapat memastikan anak berada di lingkungan yang aman dan nyaman. Ia menegaskan pengawasan anak membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
Selain orang tua, masyarakat juga diminta ikut peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika terdapat tempat pendidikan yang tertutup dan sulit diakses masyarakat, hal itu menurutnya perlu menjadi perhatian bersama.
Warga diminta lebih peka terhadap situasi di lingkungan masing-masing. Pengawasan sosial dinilai dapat membantu mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak.
Pemerintah Kabupaten Serang juga terus mendorong Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memperluas sosialisasi. Edukasi kepada masyarakat akan dilakukan secara berkelanjutan hingga tingkat lingkungan.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak. Dengan keterlibatan semua pihak, keamanan dan kenyamanan anak dalam menempuh pendidikan diharapkan dapat lebih terjamin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....