Sebaran Daging Kurban di Banten Dinilai Masih Terpusat di Perkotaan
- 12 Mei 2026 14:16 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Ketimpangan distribusi daging kurban masih menjadi persoalan yang disoroti Dompet Dhuafa Banten menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Di satu sisi, hewan kurban menumpuk di kawasan perkotaan, sementara di sejumlah pelosok masyarakat belum tentu merasakan daging kurban setiap tahun.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono, mengatakan fenomena tersebut masih banyak ditemukan di wilayah Banten. Menurutnya, sebagian besar masyarakat perkotaan memilih menyembelih hewan kurban di lingkungan masing-masing sehingga distribusi daging kurang merata.
Ia mencontohkan, di kawasan kompleks perkotaan, satu keluarga bisa menerima beberapa bungkus daging kurban karena banyak warga yang berkurban. Sebaliknya, di daerah pelosok seperti beberapa kampung di Kabupaten Lebak, hewan kurban justru sangat minim.
“Kalau di komplek perkotaan, satu orang bisa menerima lima sampai enam bungkus daging. Tapi di pelosok ada masyarakat yang sama sekali tidak menikmati kurban,” katanya dalam dialog Moderasi Beragama di Programa 1 RRI Banten, Selasa, 12 Mei 2026.
Mokhlas mengungkapkan, kondisi itu menjadi tantangan tersendiri dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemerataan distribusi kurban. Ia menilai kurban tidak sekadar ibadah ritual, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial.
Melalui program “The Kurban Series”, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat menyalurkan hewan kurban ke daerah minim kurban. Program tersebut memfasilitasi masyarakat untuk membeli hewan kurban yang kemudian disalurkan langsung ke wilayah yang membutuhkan.
Selain itu, Dompet Dhuafa juga menyiapkan dokumentasi lengkap mulai dari kondisi hewan, proses penyembelihan, hingga penyaluran kepada penerima manfaat. “Tentu langkah itu kami lakukan untuk menjaga transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program distribusi kurban ke pelosok,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....