Jembatan Presisi Segera Dinikmati Warga Cisaat Padarincang
- 24 Apr 2026 19:58 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Warga Kampung Cisaat MTS, Desa Cisaat, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang segera memiliki jembatan baru yang aman dan nyaman. Jembatan Merah Putih Presisi ini akan dibangun dengan panjang 15 meter dan lebar 1,5 meter. Sebelumnya, warga hanya mengandalkan jembatan bambu yang sudah tidak layak. Kondisi tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun.
Pembangunan jembatan dilakukan oleh Polda Banten melalui Polresta Serang Kota. Kegiatan diawali dengan ground breaking pada Jumat, 24 April 2026. Acara tersebut dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, dan Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman pohon.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepedulian sosial. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dan penanaman pohon melibatkan berbagai pihak.
“Pagi hari ini kita melaksanakan ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi sekaligus penanaman pohon untuk Gerakan Indonesia Asri,” ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan anggaran pemerintah menjadi alasan pentingnya kolaborasi. Polda Banten menginisiasi keterlibatan dermawan, industri, dan perbankan melalui program CSR. Upaya ini dilakukan untuk membantu kebutuhan masyarakat yang mendesak. Salah satunya adalah pembangunan jembatan sebagai akses vital warga.
Kapolda Hengki mengaku senang melihat antusiasme masyarakat terhadap pembangunan ini. Ia menilai program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Selain pembangunan jembatan, Polri juga mendukung program lain seperti penanaman pohon dan makan bergizi gratis. Hal ini menjadi bukti kehadiran negara bagi masyarakat.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi langkah Polda Banten. Ia menyebut pembangunan ini mendukung pemerataan pembangunan dari desa. Menurutnya, jembatan tersebut akan meningkatkan aksesibilitas warga dalam aktivitas sehari-hari. Warga akan lebih mudah menuju sekolah, tempat ibadah, dan layanan publik.
Namun demikian, ia mengakui anggaran daerah masih terbatas untuk menjangkau seluruh kebutuhan pembangunan. Untuk Kecamatan Padarincang, telah dialokasikan sekitar Rp4,8 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan dua jembatan dan beberapa ruas jalan desa. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci percepatan pembangunan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....