Pagelaran Wayang Golek Semarakkan HUT RI ke-81 di Malingping
- 19 Agt 2026 09:02 WIB
- Banten
Poin Utama
- Ribuan warga dari Lebak Selatan memadati Alun-Alun Malingping pada Selasa malam, 18 Agustus 2026, sejak sore hari untuk menyaksikan Pagelaran Wayang Golek 'Silih Asih'.
- Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan menghadirkan kolaborasi dua maestro seni pertunjukan.
- Ki Dalang Jaya Nuryaman dan Ki Dalang M. Mulyana Jaya Kusumah berkolaborasi dalam menggelar pertunjukan wayang golek yang menarik ribuan pengunjung.
RRI.CO.ID, Lebak - Suasana Alun-Alun Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, berubah menjadi lautan manusia pada Selasa malam, 18 Agustus 2026. Ribuan warga dari berbagai wilayah Lebak Selatan berbondong-bondong memadati lapangan sejak sore hari hanya untuk mengamankan tempat duduk paling depan demi menyaksikan Pagelaran Wayang Golek "Silih Asih".
Acara hiburan rakyat yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini, menghadirkan kolaborasi apik dua maestro seni pertunjukan, yakni Ki Dalang Jaya Nuryaman dan Ki Dalang M. Mulyana Jaya Kusumah.
Salah seorang penonton asal Malingping, Rusmani, mengungkapkan kebahagiaan dan kekagumannya atas kemeriahan acara malam itu. Ia mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarga agar tidak ketinggalan momen pembukaan pagelaran.
"Kami sangat senang dan bangga sekali Alun-Alun Malingping bisa ramai seperti ini lagi. Pertunjukan wayang golek seperti ini sudah makin jarang kita temui sehari-hari. Selain jadi hiburan malam kemerdekaan yang sangat meriah, acara ini penting sekali untuk mengenalkan seni warisan leluhur kepada anak-anak muda kita," ujar Rusmani, Selasa 18 Agustus 2026.
Rusmani menambahkan, kombinasi dua dalang kondang tersebut berhasil menyedot perhatian dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Gelak tawa warga pecah saat babak cepotan (banyolan khas punakawan) dibawakan dengan lelucon segar yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat lokal.
Tak hanya menyajikan humor dan atraksi sabetan wayang yang memukau, lakon "Silih Asih" yang dibawakan juga menyelipkan pesan moral yang mendalam mengenai pentingnya menjaga persatuan, rasa saling mengasihi, dan semangat gotong royong antarwarga.
Hingga dini hari, warga tampak enggan beranjak dari tempat duduknya. Kehadiran Pagelaran Wayang Golek Silih Asih ini sukses memberikan ruang rekreasi budaya yang membangkitkan rasa nasionalisme warga Malingping, sejalan dengan gelora tema HUT RI ke-81, Nusantara Baru, Indonesia Maju.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....