Wayang Ajarkan Proses Temukan Jati Diri
- 06 Apr 2026 11:02 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pencarian jati diri menjadi salah satu tantangan terbesar bagi generasi muda saat ini. Kebingungan menentukan arah hidup seringkali membuat anak muda mudah menyerah.
Namun, nilai-nilai dalam pewayangan dinilai mampu memberikan panduan dalam proses tersebut. Hal ini disampaikan Ketua Pepadi Provinsi Banten, Tirta Nugraha Pratama, dalam dialog Spada Tik Talk bersama RRI Pro 2 Banten, Senin, 6 April 2026.
| Baca juga: Wayang Jadi Cermin Gaya Hidup Anak Muda |
Tirta menjelaskan dalam setiap lakon pewayangan, terdapat proses panjang pencarian jati diri yang dialami para tokohnya. Salah satu contoh adalah kisah pengembaraan para kesatria sebelum mencapai kesempurnaan diri. “Dalam wayang itu, sebelum jadi kesatria, mereka harus mengembara dan belajar ke berbagai tempat,” ujarnya.
Menurutnya, hal tersebut relevan dengan kondisi generasi muda saat ini yang sedang mencari passion atau tujuan hidup. Ia menyarankan agar anak muda mencoba berbagai hal yang ada di sekitarnya sebelum menentukan pilihan. “Coba dulu apa yang ada di sekitar, nanti akan ketemu mana yang paling cocok,” katanya.
Ia juga mengangkat kisah Bambang Ekalaya sebagai contoh kegigihan dalam belajar. Meski tidak diakui sebagai murid resmi, Ekalaya tetap berlatih hingga memiliki kemampuan setara dengan Arjuna. Kisah ini menjadi bukti bahwa kesungguhan dan latihan lebih penting daripada bakat semata.
Tirta menegaskan konsistensi menjadi kunci utama dalam mencapai keberhasilan. Ia menilai banyak anak muda gagal bukan karena tidak mampu, tetapi karena kurang konsisten dalam berproses. “Talenta itu 99 persen latihan dan 1 persen bakat, jadi jangan cepat menyerah,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pewayangan, seperti tokoh Srikandi dan Dewi Kunti, yang menunjukkan perempuan juga memiliki peran besar dalam kehidupan dan perjuangan. Ke depan, Tirta berharap generasi muda lebih terbuka terhadap nilai-nilai budaya dan menjadikannya sebagai inspirasi dalam menjalani kehidupan. “Wayang itu bukan masa lalu, tapi pedoman hidup yang masih sangat relevan sampai sekarang,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....