Strategi Pemasaran yang Wajib Dikuasai Pelaku UMKM
- 05 Mei 2024 13:11 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Persaingan usaha yang semakin ketat menuntut para pemilik usaha untuk memiliki strategi agar usaha dapat bertahan dan terus berkembang dalam situasi tersebut. Tingkat persaingan ini memaksa setiap usaha untuk menghasilkan berbagai ide inovatif yang berbeda untuk mengalahkan persaingan, terutama untuk usaha yang beroperasi di industri yang sama.
Persaingan ketat yang melibatkan banyak pelaku usaha tentunya menuntut para pelaku usaha tersebut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan kondisi bisnis. Menurut Dekan FEB Universitas Al-Khairiyah, Mahfudoh bahwa dalam menghadapi persaingan, menjalankan usaha memerlukan strategi yang baik untuk membantu pemilik usaha mengantisipasi dampak dari peristiwa tersebut dan mampu bersaing.
Baca juga: Kulik Usaha Minuman Smoothies yang Lagi Digandrungi Warga Serang
Dalam wawancaranya dengan RRI pada Minggu (5/5/2024), dia menjelaskan bahwa UMKM harus memahami cara pemasaran agar produk yang dimiliki dikenal oleh khalayak. “Strategi pemasaran adalah bentuk perencanaan yang ditemukan di bidang pemasaran. alam arti yang lebih luas, pemasaran berusaha untuk memperoleh tanggapan terhadap suatu penawaran,” katanya.
Menurutnya ada aspek-aspek yang harus dipahami agar strategi pemasaran ini tepat sasaran, mengutip dari buku milik Tjiptono (2010) menyatakan bahwa kemampuan strategi pemasaran perusahaan untuk mencapai setiap perubahan kondisi pasar dan faktor biaya tergantung pada analisis faktor-faktor berikut:
1. Analisis Ekonomi
Pada kegiatan menganalisis kondisi ekonomi, badan usaha bisa memperhitungkan dampak dari alternatif peluang terhadap kemampuan dalam memperoleh keuntungan dan mencakup analisis terhadap komitmen yang dibutuhkan, analisa BEP atau Break Event Point, menilai resiko dan keuntungan serta analisa terhadap aspek ekonomi dari badan usaha pesaing.
2. Faktor Lingkungan
Kegiatan perusahaan juga mesti disesuaikan dengan aturan pemerintah dan pertumbuhan penduduk suatu wilayah dalam upaya mencari tahu pengaruh pada kemajuan teknologi, kemajuan inflasi serta gaya hidup, faktor ini mesti diperhitungkan tergantung pada barang dan pasar badan usaha.
3. Perilaku Konsumen
Faktor ini sangat berkontribusi pada pengembangan sebuah produk, seperti apa desainnya hingga harga yang ditetapkan dan saluran pendistribusian yang dipilih. Analisa faktor ini bisa dilakukan pada kegiatan observasi atau penelitian survei.
4. Faktor Pasar
Setiap bisnis yang dilakukan mesti senantiasa mempertimbangkan aspek-aspek misalnya ukuran dari pasar, siklus pengembangan, saluran distribusi, pola perilaku konsumen serta distribusi segmentasi pasar dan peluang yang belum dipenuhi.
5. Persaingan
Pada hubungannya terhadap persaingan yang terjadi, setiap badan usaha mesti paham betul mengenai siapa yang menjadi pesaingnya, seperti apa kedudukan produk mereka, strategi apa yang dipergunakan, kekuatan yang dimiliki, kelehaman yang dimiliki pesaing, sistem pembiayaan pesain serta kemampuan yang dimiliki pesaing dalam memproduksi.
6. Analisa Kemampuan Internal
Tiap badan usaha mesti melakukan penilaian pad setiap kekuatan dan kelemahan relatif yang dimiliki terhadap pesaingnya dimana penilaiaannya bisa berdasarkan aspek-aspek mencakup kondisi keuangan, kekuatan yang dimiliki serta teknologi.
Mahfudoh juga menyampaikan bahwa dalam melakukan penjualan produk, banyak faktor yang harus diperhatikan oleh penjual. “Faktor yang mempengaruhi penjualan antara lain kondisi dan kemampuan penjual, kondisi pasar, modal, kondisi organisasi perusahaan, dan faktor lain”, ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....