Penjual Timun Suri Mulai Marak di Rangkasbitung
- 03 Mar 2025 10:35 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Memasuki bulan suci Ramadan 1446 H, pedagang timun suri mulai bermunculan di berbagai sudut Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Tidak hanya di pasar, tetapi juga di sepanjang jalan, para pedagang menawarkan buah khas Ramadan ini kepada masyarakat.
Ahmad Zulfikar, salah seorang pedagang timun suri, mengaku mulai berjualan sejak dua hari sebelum Ramadan. Ia mengatakan setiap tahun dirinya selalu berjualan timun suri karena permintaan yang tinggi selama bulan puasa. “Harga timun suri yang saya jual Rp10 ribu per kilogram. Tapi kalau dijual per buah, harganya tergantung ukuran, dan biasanya lebih menguntungkan,” ujar Zulfikar, Minggu (2/3/2025).
Untuk mendapatkan harga yang lebih murah dan kualitas terbaik, Zulfikar memilih membeli langsung dari petani di Serang dengan harga Rp5 ribu per kilogram. Menurutnya, membeli langsung ke kebun lebih menguntungkan dibanding menerima pasokan dari luar karena kualitasnya lebih terjamin. "Kalau kita terima di sini, kadang kualitas timun surinya tidak bagus. Harganya juga lebih mahal," kata Zulfikar.
Dalam memulai usahanya tahun ini, Zulfikar mengeluarkan modal awal sekitar Rp2 juta. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, ia mampu menjual hingga 30 kilogram timun suri per hari selama Ramadan.
Dengan meningkatnya permintaan masyarakat, para pedagang berharap usaha ini dapat memberikan keuntungan yang maksimal selama bulan suci ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....