Kemarau Panjang, Warga Cikeusik Manfaatkan Air Sungai Keruh

  • 29 Agt 2026 09:39 WIB
  •  Banten
Video

RRI.CO.ID, Pandeglang - Dampak musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pandeglang dirasakan semakin berat oleh masyarakat di sejumlah wilayah pedesaan. Salah satu titik terparah melanda kawasan Kecamatan Cikeusik, warga terpaksa memanfaatkan air sungai keruh demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Salah seorang warga Desa Cikeusik, Ida mengungkapkan, masyarakat di wilayahnya terpaksa menggunakan air sungai demi bertahan hidup. Dia mengaku, kondisi air saat ini jauh lebih keruh dibanding hari biasanya akibat kemarau panjang yang berkepanjangan.

"Kami terpaksa menggunakan air sungai karena sudah tidak ada lagi sumber air yang bisa digunakan, kondisinya sekarang sangat keruh, tetapi mau bagaimana lagi," ujar Ida, Jumat 28 Agustus 2026.

Kondisi kekeringan ekstrem disebut Ida membuat debit Sungai Cikeusik menyusut drastis dan menyisakan genangan air pekat berwarna keruh. Warga terpaksa menyedot air sungai tersebut menggunakan mesin pompa untuk dialirkan ke rumah-rumah karena seluruh sumber mata air sekitar telah mengering.

Meski menyadari kualitas air tersebut tidak layak pakai, menurutnya warga tidak memiliki alternatif pilihan lain di tengah krisis air bersih. Penggunaan air sungai yang keruh itu bahkan dikatakan Ida mulai memicu keluhan kesehatan, termasuk gangguan gatal-gatal pada kulit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....