Dapur SPPG 3T Lebak Tak Kunjung Beroperasi
- 24 Agt 2026 23:32 WIB
- Banten
Video
RRI.CO.ID, Lebak - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam upaya pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah terpencil. Namun, hingga kini dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah 3T belum ada yang mulai beroperasi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat sejumlah pengelola dapur SPPG 3T telah menyatakan kesiapan untuk memberikan pelayanan MBG. Di Kabupaten Lebak, tercatat terdapat 51 dapur SPPG 3T yang telah disiapkan dan tersebar di sejumlah kecamatan.
Puluhan dapur tersebut diharapkan dapat segera menjalankan pelayanan MBG bagi masyarakat sasaran di wilayah terpencil. Wakil Bupati Lebak sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Lebak, Amir Hamzah, berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian mengenai dimulainya operasional dapur SPPG 3T.
Seperti pernah disampaikan sebelumnya oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, kesiapan pengelola di lapangan saat ini sudah cukup baik. Mereka tinggal menunggu adanya arahan dan sinyal resmi dari pemerintah untuk memulai pelayanan. Ia menjelaskan, dari 51 dapur SPPG yang berada di wilayah 3T Kabupaten Lebak, sebanyak 34 SPPG telah memasuki proses verifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dengan proses tersebut, puluhan dapur SPPG dinilai semakin dekat untuk dapat menjalankan pelayanan MBG di wilayah masing-masing. Pemerintah daerah pun terus memantau perkembangan proses verifikasi tersebut. Amir, Senin, 24 Agustus 2026 mengatakan, keberadaan dapur SPPG 3T sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Lebak, khususnya mereka yang tinggal di wilayah dengan akses pelayanan dan infrastruktur yang masih terbatas.
Ia menambahkan, Satgas MBG Kabupaten Lebak bersama jajaran BGN di daerah sampai saat ini belum memperoleh informasi yang pasti mengenai waktu operasional SPPG 3T. Keterbatasan informasi tersebut membuat pemerintah daerah maupun para pengelola dapur belum dapat menentukan secara pasti kapan pelayanan MBG akan dimulai.
Amir berharap koordinasi antara pemerintah pusat, BGN, pemerintah daerah, serta pengelola SPPG dapat terus diperkuat agar pelaksanaan program di wilayah 3T tidak mengalami hambatan. Ia menilai percepatan operasional SPPG 3T juga penting untuk memastikan anak-anak di daerah terpencil memperoleh asupan makanan bergizi secara rutin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....